Viral Mobil Penuh Anjing dari Solo Dibawa ke Sumatera Dijadikan Makanan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:39 WIB
Viral Mobil Penuh Anjing dari Solo Dibawa ke Sumatera Dijadikan Makanan
Mobil penuh anjing dikirim untuk dijual dan dikonsumsi (IG/jakartaanimalaidnetwork)

Suara.com - Media sosial dihebohkan oleh beredarnya video mobil mengangkut banyak anjing. Binatang tersebut akan dikirim ke Sumatera untuk dijual sebagai makanan.

Penampakan mobil penuh anjing itu diunggah oleh akun Instagram resmi organisasi perlindungan hewan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) @jakartaanimalaidnetwork.

Dalam video itu terlihat dua mobil bak terbuka mengangkut kandang-kandang berisi puluhan anjing.

Anjing tersebut rencananya dikirim ke Sumatera untuk dijadikan hewan pemburu atau dikonsumsi.

Padahal, pemerintah telah menegaskan bahwa anjing bukanlah makanan karena dapat menyebarkan rabies.

"Ini merupakan sesuatu yang sangat kejam, tindakan tersebut juga menimbulkan ancaman serius pada kesehatan dan keamanan masyarakat," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Senin (19/10/2020).

Anjing-anjing dalam mobil tersebut dibawa dari Jawa Barat menuju ke Solo. Kemudian dari sana, anjing-anjing tersebut dibawa ke Pelabuhan Merak, Banten untuk menyeberang ke Lampung.

Mobil penuh anjing dikirim untuk dijual dan dikonsumsi (IG/jakartaanimalaidnetwork)
Mobil penuh anjing dikirim untuk dijual dan dikonsumsi (IG/jakartaanimalaidnetwork)

Jika anjing-anjing yang dijadikan hewan pemburu sudah tak lagi berguna, akan dikirimkan ke Samosir dan Medan.

Anjing tersebut akan dibunuh dengan kejam untuk dimakan.

Padahal, menurut data dari Organisasi Kesehatanh Dunia, pemindahan anjing dengan tujuan untuk dikonsumsi adalah salah satu penyebab menyebarnya rabies di Indonesia.

Organisasi perlindungan hewan itu menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai membiarkan adanya jual beli anjing untuk dikonsumsi.

"Pertanyaan kami adalah: kenapa Pemerintah membiarkan hal ini dan kenapa Badan Karantina mengeluarkan surat ijin/surat jalan untuk operasi ini?" tulisnya.

JAAN meminta kepada pemerintah untuk peduli terhadap hewan dan mengakhiri jual beli anjing untuk dijadikan makanan.

"Inilah saatnya pemerintah mengambil tindakan dan tidak lagi memperbolehkan kekejaman serta ancaman bagi kesehatan dan keamanan masyarakat ini untuk terus berlangsung!" tegasnya.

Aktris Sophia Latjuba melalui akun Instagram miliknya juga ikut menyuarakan kampanye menghentikan jual beli anjing untuk dikonsumsi.

Ia meminta publik untuk membantu menghentikan truk pengangkut anjing yang hendak dijual ke Pulau Sumatera itu.

"Tolong hentikan truk ini," kata Sophia Latjuba.

Dalam unggahannya, Sophia juga menandai akun sejumlah pejabat mulai dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kementerian Kesehatan hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pernikahan Polisi Dengan Mahar Ratusan Juta Plus Mobil

Viral Pernikahan Polisi Dengan Mahar Ratusan Juta Plus Mobil

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2020 | 18:26 WIB

Viral, Sekelompok Pemuda Goyang TikTok di Alun-alun Kidul Banjir Pujian

Viral, Sekelompok Pemuda Goyang TikTok di Alun-alun Kidul Banjir Pujian

Jogja | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Cuma Modal Diam dan Menatap Kamera, Pria Ini Justru Viral di TikTok

Cuma Modal Diam dan Menatap Kamera, Pria Ini Justru Viral di TikTok

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB