Jelang Perayaan Hari Kematian, Meksiko Tutup Pemakaman demi Tekan Covid-19

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:58 WIB
Jelang Perayaan Hari Kematian, Meksiko Tutup Pemakaman demi Tekan Covid-19
Perayaan Hari Kematian di Meksiko. (Pixabay/GoergePhotomaniac)

Suara.com - Pemerintah Meksiko akan menutup pemakan jelang perayaan Dia de Muertos atau hari kematian, guna mencegah kembali naiknya kasus infeksi virus corona.

Menyadur Channel News Asia, Rabu (21/10/2020), perayaan yang dilangsungkan pada 1-2 November itu biasanya dihadiri oleh ratusan ribu orang dari seantero Meksiko.

Hari kematian merupakan perpaduan antara ritual Katolik dan kepercayaan pra-Hispanik, di mana orang-orang akan memadati pemakaman dan alun-alun, memperingati kembalinya orang mati ke dunia.

Wakil Menteri Kesehatan Meksiko Hugo Lopez Gatell mengatakan menjelang liburan hari kematian, sebagian besar pemakaman akan ditutup karena tempat itu berisiko tinggi memicu penularan Covid-19.

"Rekomendasinya adalah untuk menghindari keramaian," ujar Hugo, Selasa (20/10).

  Pemandangan udara kota Meksiko di tengah wabah Covid-19. (Anadolu Agency)
Pemandangan udara kota Meksiko di tengah wabah Covid-19. (Anadolu Agency)

Beberapa warga Meksiko meratapi tak adanya perayaan hari kematian.

"Setiap tahun kami pergi menemui ibuku. Ini adalah pertama kalinya sejak dia meninggal, kami tidak pergi dan ini sangat menyedihkan," ujar warga Ocotlan, Claudia Morales.

Sementara di komunitas pedesaan Cuaxomulco, negara bagian Tlaxcala, pihak berwenang memilih untuk tidak menutup pemakaman setelah adanya kemarahan publik.

Selain hari kematian, Hugo menyebut Hari Perawan Guadalupe pada 12 Desember juga berpeluang tinggi untuk meningkatkan kasus infeksi, dengan lebih dari 3 juta peziarah setiap tahun ramai-ramai menyambangi basilika Katolik di Mexico City.

Kedua perayaan itu dan Natal, berlangsung saat cuaca dingin. Pihak berwenang khawatir hal tersebut dapat menyebabkan lebih banyak infeksi.

Hugo menambahkan kasus rawat inap Covid-19 telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, membalikka tren penurunan yang dimulai akhir Juli.

Menurutnya, peningkatan pasien Covid-19 rawat inap disebabkan oleh deteksi virus yang lebih cepat, naiknya jumlah infeksi, atau gabungan dari keduanya.

"Kami memiliki tanda-tanda awal peningkatan pandemi," kata Hugo.

Pemerintah ibu kota, Mexico City, mengatakan adanya kemungkinan pembatasan yang lebih ketat jika tren rawat inap terus meroket.

Berdasarkan Worldometer, Rabu (21/10), Mexico sejauh ini mencatatkan total 854.926 infeksi Covid-19 dengan 86.338 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemoterapi Ditunda akibat Lockdown, Wanita Ini Meninggal karena Kanker Otak

Kemoterapi Ditunda akibat Lockdown, Wanita Ini Meninggal karena Kanker Otak

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:27 WIB

Setinggi Manusia, Tikus Got Raksasa Ditemukan di Meksiko, Ini Faktanya

Setinggi Manusia, Tikus Got Raksasa Ditemukan di Meksiko, Ini Faktanya

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 15:45 WIB

Meksiko Masih Kacau, 14 Tewas dalam Baku Tembak antara Polisi dan Warga

Meksiko Masih Kacau, 14 Tewas dalam Baku Tembak antara Polisi dan Warga

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:15 WIB

Terkini

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB