Oknum Aparat Diduga Terlibat Pembunuhan Pendeta, TNI Tak Akan Tutup-Tutupi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:58 WIB
Oknum Aparat Diduga Terlibat Pembunuhan Pendeta, TNI Tak Akan Tutup-Tutupi
Seorang pendeta ditembak mati di Papua. Pendeta itu bernama Yeremia Zanambani. (Antara)

Suara.com - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya menemukan dugaan keterlibatan oknum anggota aparat dalam kasus pembunuhan pendeta Yeremia Zanambani (68).

Terkait itu, Kapen Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriastawa berjanji tidak akan menutupi apabila ada anggota TNI yang terbukti terlibat.

Suriastawa mengatakan pihaknya menghormati atas seluruh hasil penelusuran TGPF terkait pembunuhan Pendeta Yeremia dan anggota TNI yang terjadi beberapa waktu lalu. Terkait dengan adanya dugaan oknum aparat yang terlibat, Suriastawa menyatakan kalau TNI akan menjunjung tinggi proses hukum sebagai tindak lanjut dari hasil temuan TGPF.

"TNI tidak akan menutupi perilaku oknum aparat yang jelas-jelas melanggar hukum, aturan dan perintah-perintah dinas," kata Suriastawa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2020).

"Karena ini merupakan komitmen pimpinan TNI untuk menjadikan TNI sebagai institusi yang taat hukum," tambahnya.

Menurut Suriastawa, mudah untuk membuktikan dugaan keterlibatan oknum anggota dalam kasus pembunuhan lantaran organisasinya yang transparan. Mulai dari identitas personil, kesatuan hingga komandonya pun jelas.

"Bahkan bila dilaksanakan persidangan, juga jelas mekanismenya," ujarnya.

Meski demikian, Suriastawa mempertanyakan kalau misalkan pembunuhan itu diduga dilakukan oleh gerombolan separatis. Apalagi beberapa waktu yang lalu, pihak dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB) telah mengakui melakukan penembakan terhadap rombongan TGPF yang tengah berada di Intan Jaya, Papua.

"Kita semua harus mendukung proses pro Justitia yang akan dilakukan oleh pemerintah, demi keamanan di Papua."

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menerima hasil kerja Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Rabu (21/10/2020). Hasilnya, ada dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus pembunuhan pendeta Yeremia Zanambani (68).

Pendeta Yeremia ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada 19 September 2020. Menurut hasil investigasi TGPF, dugaan keterlibatan oknum aparat pun muncul.

"Info dan data yang didapat tim menunjukkan dugaan keterlibatan oknum aparat meski ada juga kemungkinan dilakukan oleh pihak ketiga," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

Setelah mendapatkan sejumlah bukti dan keterangan, pemerintah bakal menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan hukum berlaku baik pidana ataupun administrasi negara. Mahfud meminta pihak Polri dan Kejaksaan Agung untuk bekerja tanpa pandang bulu.

"Pemerintah meminta Polri dan Kejaksaan menyelesaikan sesuai hukum berlaku tanpa pandang bulu dan pemerinrah minta komisi kepolisian nasional untuk kawal proses selanjutnya laporan dari TGPF ini," ucap Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendeta Yeremia Tewas Ditembak, TGPF: Ada Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Pendeta Yeremia Tewas Ditembak, TGPF: Ada Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:18 WIB

Demo Damai, Pangdam Jaya: Kami Antar Massa Pulang ke Rumah Masing-masing

Demo Damai, Pangdam Jaya: Kami Antar Massa Pulang ke Rumah Masing-masing

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:24 WIB

Antisipasi Demo Tolak UU Ciptaker, Ini 3 Titik Penyekatan di Kab. Tangerang

Antisipasi Demo Tolak UU Ciptaker, Ini 3 Titik Penyekatan di Kab. Tangerang

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:12 WIB

Khawatir Demo Rusuh, Mal-mal di Jakarta Dijaga Super Ketat TNI-Polri

Khawatir Demo Rusuh, Mal-mal di Jakarta Dijaga Super Ketat TNI-Polri

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:03 WIB

Dalih Cari Perusuh, Polisi Tak Segan Represif Tangani Demo Setahun Jokowi

Dalih Cari Perusuh, Polisi Tak Segan Represif Tangani Demo Setahun Jokowi

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:43 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB