Keracunan Asam Bongkrek, Satu Keluarga Tewas usai Santap Mie

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:19 WIB
Keracunan Asam Bongkrek, Satu Keluarga Tewas usai Santap Mie
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah keluarga beranggotakan sembilan orang di China tewas seusai menyantap mie jagung buatan sendiri yang telah disimpan di kulkas selama satu tahun.

Menyadur News.com.au, Kamis (22/10/2020), keluarga yang berasal dari kota Jixi, Heilongjiang itu keracunan asam bongkrek yang ada di dalam mie.

Sembilan orang tersebut menyantap Suantangzi, atau hidangan mie khas China yang terbuat dari tepung jagung yang difermentasi.

Mereka makan hidangan mematikan itu pada 5 Oktober. Tak lama berselang, sembilan orang mulai merasa tak enak badan.

Hingga pada 10 Oktober, tujuh anggota keluarga tewas. Esoknya, satu orang lagi meninggal dunia.

Ilustrasi mie instan (Pixabay/digitalphotolinds)
Ilustrasi mie (Pixabay/digitalphotolinds)

Kemudian pada Senin (19/10), anggota keluarga yang juga menyantap mie, seorang ibu bermarga Li, juga dinyatakan meninggal dunia karena keracunan.

Dalam keluarga itu, ada tiga anak yang menolak makan mie karena tak suka dengan rasanya.

Disebutkan, mie yang telah disimpan lama di freezer itu mengandung asam bongkrek tinggi, yang dihasilkan oleh bakteri pesudomonas cocovenenans, terdeteksi dalam wadah.

Komisi Kesehatan Provinsi Heilongijang mengatakan asam bongkrek juga ditemukan dalam cairan lambung anggota keluarga yang meninggal.

Direktur keamanan pangan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Heilongjiang, Gao Fei, mengatakan keracunan asam bongkrek seringkali berakibat fatal.

"Ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak organ manusia termasuk hati, ginjal, jantung, dan otak," kata Gao.

"Saat ini belum ada obat penawar khusus. Setelah keracunan, tingkat kematian bisa mencapai 40 persen hingga 100 persen," imbuhnya.

Efek keracunan bongkrek biasanya terjadi dalam beberapa jam setelah menyantap makanan yang terkontaminasi.

Gejala yang akan dialami di antaranya sakit perut, berkeringat, lemas, hingga berujung koma. Kematian dapat terjadi dalam 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Pakai Masker Menyebabkan Keracunan CO2?

CEK FAKTA: Benarkah Pakai Masker Menyebabkan Keracunan CO2?

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:41 WIB

Balita Keracunan Minum Baby Oil, Efeknya Bisa Seperti Menelan Bensin

Balita Keracunan Minum Baby Oil, Efeknya Bisa Seperti Menelan Bensin

Health | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:05 WIB

Pandemi Covid-19 di Spanyol: Kasus Anak Keracunan Hand Sanitizer Meroket

Pandemi Covid-19 di Spanyol: Kasus Anak Keracunan Hand Sanitizer Meroket

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:32 WIB

Terkini

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB