Tunggangi Kerbau saat Kampanye, Politikus di India Ditangkap

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
Tunggangi Kerbau saat Kampanye, Politikus di India Ditangkap
Ilustrasi kerbau. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang politisi di Kota Gaya, Negara Bagian Bihar, India ditahan setelah menunggangi seekor kerbau ketika kampanye.

Menyadur Hindustan Times, Kamis (21/1/2020) Mohammad Parvez Mansoori, seorang kandidat dari partai Majelis Ulama Rashtriya dari Kota Gaya pada hari Senin menunggangi seekor kerbau saat berkampanye di daerahnya.

Namun setelah sampai di sebuah jalan di Swarajpuri, Gandhi Maidan, calon kandidat majelis tersebut ditahan oleh polisi.

Petugas menangkapnya dan mengajukan kasus berdasarkan pasal 269 (tindakan lalai yang kemungkinan besar akan menyebarkan infeksi penyakit yang berbahaya bagi kehidupan), pasal 270 dan Pasal Kekejaman terhadap Hewan.

Politisi berusia 45 tahun tersebut mengatakan dia ingin menunjukkan cermin kepada masyarakat karena Gaya adalah salah satu kota terkotor di Bihar.

Dikutip dari Gulf News, Mansoori mengatakan alasannya menunggangi seekor kerbau karena dia tidak mampu menyewa mobil untuk berkampanye.

"Saya tidak punya uang untuk menyewa mobil untuk meluncurkan kampanye jajak pendapat. Saya hanya punya kerbau atas nama properti dan karena itu saya memutuskan untuk berkampanye tentang kerbau," katanya kepada media.

Dia berjanji untuk membuat Kota Gaya, tempat suci bagi umat Hindu dan Buddha, bebas dari polusi jika dia berhasil memenangkan pemilihan.

Mansoori menuduh kandidat dari partai NDA, Prem Kumar, yang telah menjadi walikota selama 30 tahun dan Mohan Srivasatava yang juga telah menjadi wakil walikota Gaya selama 15 tahun gagal memajukan kota tersebut.

baca juga

Pengawas senior polisi Kota Gaya, Rajiv Mishra, mengatakan bahwa laporan terhadap Mansoori dan pendukungnya telah diajukan.

"Itu adalah pelanggaran mencolok dari Undang-Undang Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan. Polisi akan menyelidiki dan melanjutkan penyelidikan mengenai kasus tersebut," katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Bihar menyarankan kepada partai politik untuk tidak melibatkan hewan saat berkampanye.

"Bahkan sebuah partai, yang memakai simbol seekor hewan, tidak boleh membuat demonstrasi langsung tentang hewan itu dalam kampanye pemilihan partai atau kandidatnya," kata seorang pejabat KPU.

Namun, banyak kandidat menunggangi kerbau untuk menuju kantor KPU untuk mengajukan surat pencalonan mereka atau berkampanye kali ini.

Banyak yang mengatakan para kandidat menunggangi kerbau untuk menarik perhatian para pemilih yang tidak tertarik dengan proses pemungutan suara yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikejar Monyet saat Angkat Jemuran, Seorang Gadis Jatuh dari Atap Rumah

Dikejar Monyet saat Angkat Jemuran, Seorang Gadis Jatuh dari Atap Rumah

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:32 WIB

Kasus Covid-19 Tembus 7,6 Juta, India Bakal Vaksinasi Seluruh Warga

Kasus Covid-19 Tembus 7,6 Juta, India Bakal Vaksinasi Seluruh Warga

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Cegah Orang Menyembelih Sapi, Pemuda Muslim Malah Dibunuh Rekan

Cegah Orang Menyembelih Sapi, Pemuda Muslim Malah Dibunuh Rekan

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:47 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×