Tangkap Aktivis KAMI, Rocky Gerung: Saya Beri Pujian ke Jokowi, Tapi Bohong

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:38 WIB
Tangkap Aktivis KAMI, Rocky Gerung: Saya Beri Pujian ke Jokowi, Tapi Bohong
Rocky Gerung. (Suara.com/Muhamad Yasir)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan sindiran satire kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menangkap beberapa aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Rocky Gerung puji Jokowi, tapi bohong.

Hal itu disampaikan oleh Rocky saat menjadi pembicara di acara Mata Najwa bertajuk 'Tahun Pertama: Jokowi-Maruf Sampai di Mana' yang disiarkan di Trans7, Rabu (21/10/2020) malam.

Awalnya, politisi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menilai demokrasi di Indonesia telah kebablasan.

Pasalnya, banyak orang bebas mencaci maki atas nama demokrasi, salah satunya Rocky Gerung.

"Jangan pernah mengatakan Jokowi represif. Demo berjilid-jilid sampai saat ini tidak dilarang, tetap difasilitasi. Tapi kalau orang yang melakukan ujaran kebencian dan provokasi seperti Rocky ini, sudah saya tangkap kalau saya jadi presiden," kata Irma seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/10/2020).

Rocky Gerung puji Jokowi tapi bohong (YouTube/matanajwa)
Rocky Gerung puji Jokowi tapi bohong (YouTube/matanajwa)

Rocky Gerung menjawab pernyataan Irma dengan santai. Ia justru balik memuji Jokowi yang telah berhasil menangkap tiga aktivis KAMI.

Namun, ternyata pujian tersebut hanyalah sebuah sindiran satire yang ditujukan untuk Jokowi.

"Saya kasih pujian kepada pak Jokowi. Pak Jokowi berhasil memborgol teroris yang namanya Syahganda Nainggolan, pak Jokowi berhasil memborgol koruptor yang namanya Jumhur Hidayat, pak Jokowi berhasil memborgol penggelap pajak yang namanya Anton Permana... tapi bohong," balas Rocky.

Rocky mengaku heran dengan penangkapan ketiga petinggi KAMI tersebut. Menurutnya, mereka bertiga, yakni Syahganda, Jumhur dan Anton merupakan para pejuang demokrasi.

baca juga

"Semuanya (tiga petinggi KAMI yang ditangkap) itu pekerja demokrasi. Jadi, bagaimana mungkin borgol itu menjadi tanda dari demokrasi itu sendiri," ungkap Rocky.

Pernyataan Rocky tersebut langsung dipotong oleh politisi PDIP, Aria Bima Wikantyasa.

Menurut Aaria, Rocky Gerung telah gagal dalam membedakan mana aksi kritis dan mana aksi kriminal.

"Kalau intrik yang menghasut destruktif dan mengarah pada tindak anarki itu murni soal huku. Jadi, ini harus dipisahkan mana yang kritis dan intrik," bantah Aria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi: Indonesia Masih Impor Gula

Presiden Jokowi: Indonesia Masih Impor Gula

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:35 WIB

Hanya Bisa Bertemu Perwakilan Jokowi, Massa Buruh: Jelas Kami Tidak Puas!

Hanya Bisa Bertemu Perwakilan Jokowi, Massa Buruh: Jelas Kami Tidak Puas!

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:03 WIB

Gus Ulil ke Jokowi: Apa Bebek Lebih Berharga Ketimbang Buruh?

Gus Ulil ke Jokowi: Apa Bebek Lebih Berharga Ketimbang Buruh?

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Terkini

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

×