Array

Tiang Monorel Terbengkalai, Pemprov DKI Belum Tahu Mau Diapakan

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:11 WIB
Tiang Monorel Terbengkalai, Pemprov DKI Belum Tahu Mau Diapakan
Sejumlah kendaraan melintas di samping tiang proyek monorel di Kawasan Jalan Asia Afrika, Jakarta, Sabtu (17/1).

Suara.com - Tiang monorel yang terbengkalai selama bertahun-tahun di sepanjang Jalan HR Rasuma Said dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, dikeluhkan sejumlah anggota DPRD. Terlebih lagi proyek ini sendiri belum ada kelanjutan nasibnya sejak disetop 2008.

Menanggapi hal ini, Pemprov DKI Jakarta selaku pemilik lahan belum tahu mau diapakan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya baru akan membahas lebih lanjut soal ini. Ia akan meminta masukan dari berbagai pihak.

"Memang ada yang memberikan masukan untuk diteruskan, ada yang menyampaikan agar tiang dicabut. Semua masukan itu akan menjadi pertimbangan kami," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Riza menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengumpulkan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Istansi yang turut terlibat seperti BUMN PT Adhi Karya juga akan diminta keterangan.

"Nanti Pak Anies akan mengundang seluruh jajaran terkait, seluruh instansi terkait, kita akan mencarikan solusi yang terbaik. Tentu yang memberi kontribusi dari segi fungsi, struktur, dari segi penggunaannya dan juga tentu dari segi pembiayaannya," tuturnya.

Proyek monorel Jakarta sebelumnya dimulai dari tahun 2004 dan pembangunan diresmikan oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri serta Gubernur Jakarta Sutiyoso.

Namun setelah proyek berjalan, Gubernur DKI Fauzi Bowo menghentikan pengerjaannya karena alasan keuangan.

Imbasnya, PT Jakarta Monorail meminta ganti rugi ke DKI sebesar Rp 600 miliar rupiah. Namun Fauzi Bowo menolak memenuhinya dan hanya mau membayar sesuai rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yakni maksimal Rp204 miliar.

Baca Juga: Megawati Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Begini Respon Warganet Samarinda

"Pada waktu itu, dari pihak mereka minta ganti jumlahnya Rp600 milir. Pak Fauzi Bowo ingin sesuai rekomendasi BPKP, kurang lebih Rp204 miliar. Namun, sampai sekarang belum berlanjut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI