Dinyatakan Meninggal, Bayi Kembar Hidup Kembali, Dokternya Diskors

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 15:34 WIB
Dinyatakan Meninggal, Bayi Kembar Hidup Kembali, Dokternya Diskors
Ilustrasi bayi kembar identik (Pixabay/3194556)

Suara.com - Seorang dokter di Bahrain ditangguhkan setelah bayi kembar yang ia nyatakan meninggal menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat akan dimakamkan.

Menyadur Gulf News, Sabtu (24/10/2020) seorang pria Bahrain mengklaim bahwa bayi kembar perempuan prematurnya dinyatakan meninggal oleh dokter di Kompleks Medis Salmaniya (SMC), Bahrain.

Namun, kedua bayi tersebut itu ditemukan masih hidup pada saat akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Bilad Al Qadeem di Provinsi Ibukota.

Setelah melihat tanda-tanda adanya kehidupan, ayah bayi kembar tersebut langsung membawa kembali ke SMC, tetapi dia akhirnya patah hati sekali lagi, kedua bayinya gagal selamat.

Sebuah dokumen yang dibagikan ayah secara online, yang diklaim sebagai laporan rumah sakit, mengungkapkan bahwa ia menerima "mayat" bayi pada 16 Oktober, sehari setelah mereka lahir.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa salah satu bayi telah meninggal bahkan sebelum sang ayah tiba di rumah sakit sementara yang lainnya meninggal di unit perawatan intensif neonatal beberapa jam kemudian.

Menurut laporan Kepala Staf Medis SMC, ibu dari bayi kembar tersebut datang ke rumah sakit pada 15 Oktober 2020 pukul 20.00 waktu setempat. Dia memasuki minggu ke-22 kehamilannya dan dibawa dalam kondisi kritis.

Setelah persalinan dan pemeriksaan kesehatan, satu bayi dinyatakan meninggal sementara yang lainnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan segera dipindahkan ke unit perawatan intensif neonatal untuk bayi prematur. Namun, beberapa saat kemudian pada pukul 21.30 waktu setempat, dia juga dinyatakan meninggal.

Kementerian Kesehatan Bahrain menegaskan bahwa komite investigasi, di bawah pimpinan Kepala Pelayanan Medis SMC Dr Nabeel Al Asheeri, segera mendapat laporan kasus tersebut.

baca juga

"Seorang dokter ditangguhkan dari pelayanan di SMC sampai selesainya pekerjaan komite investigasi," tegas Dr Nabeel.

Dr Nabeel menekankan bahwa langkah hukum yang diperlukan akan diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab.

Dr Nabeel juga menambahkan bahwa penyelidikan dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Pengatur Kesehatan Nasional (NHRA), di bawah pengawasan langsung Dewan Kesehatan Tertinggi.

"Memberikan layanan istimewa kepada pengunjung SMC dan semua rumah sakit pemerintah serta menjaga kesehatan dan keselamatan setiap orang adalah prioritas permanen. Tidak mungkin bersikap lunak atau ragu-ragu dalam mengambil apa yang diminta terhadap mereka yang gagal menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya, sesuai dengan prosedur dan standar medis yang telah disetujui," jelas tambah Dr Nabeel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Uni Emirat Arab Melintasi Langit Israel

News | Kamis, 15 Oktober 2020 | 09:17 WIB

UEA dan Bahrain Damai dengan Israel, Arab Saudi Tegaskan Bela Palestina

UEA dan Bahrain Damai dengan Israel, Arab Saudi Tegaskan Bela Palestina

News | Kamis, 17 September 2020 | 14:37 WIB

Usai Perjanjian Diplomatik UEA-Bahrain, Israel-Hamas Saling Serang

Usai Perjanjian Diplomatik UEA-Bahrain, Israel-Hamas Saling Serang

News | Rabu, 16 September 2020 | 18:56 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×