Positif Corona, Presiden Polandia Minta Maaf

Dany Garjito, Arief Apriadi

Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:48 WIB
Positif Corona, Presiden Polandia Minta Maaf
Presiden Polandia, Andrzej Duda (ketiga dari kiri). [Twitter/@AndrzejDuda]

Suara.com - Presiden Polandia Andrzej Duda positif terinfeksi virus Corona pada Sabtu (24/10/2020). Dia pun meminta maaf kepada orang-orang yang sempat berkontak dengannya.

Menyadur States Ville, Minggu (25/10/2020), Duda (48) dalam rekaman yang dipublikasikan di Twitter, mengaku tidak mengalami gejala Covid-19.

"Tapi sayangnya, hasil tes [Covid-19] ini tidak ambigu," kata Andrzej Duda.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua yang terkena prosedur karantina karena bertemu saya dalam beberapa hari terakhir."

Duda menegaskan bahwa dia tak merasakan gejala apapun meski terinfeksi virus Corona. Oleh sebabnya, dia tetap menggelar pertemuan sebelum mengetahui dia terpapar.

"Jika saya memiliki gejala virus corona, percayalah, semua pertemuan akan dibatalkan," kata Duda.

Terinfeksinya Duda datang di tengah lonjakan besar dalam kasus baru COVID-19 yang dikonfirmasi dan kematian terkait virus di Polandia.

Sebelumnya, negara berpenduduk 38 juta itu sempat menjadi salah satu negara dengan tingkat infeksi yang sangat rendah di musim semi.

Kendati harus mengisolasi diri, proses pemerintahan polandia diklaim tidak akan banyak terganggu. Perdana Menteri Mateusz Morawiecki akan menggantikan perannya.

Sebagai presiden, Duda memang memiliki peran membimbing kebijakan luar negeri dan menandatangani undang-undang.

Tetapi banyak dari tugasnya bersifat seremonial, dan sebagian besar tanggung jawab untuk menjalankan negara dibebankan pada Morawiecki.

Polandia pada Sabtu melaporkan 13.628 kasus baru yang dikonfirmasi dan rekor jumlah kematian harian COVID-19, yakni 179.

Jumlah kasus harian itu menjadi rekor tertinggi yang tercatat selama pandemi berlangsung. Sebelumnya, kasus harian tertinggi terjadi pada Jumat.

Polandia termasuk negara yang cukup menderita akibat pandemi Covid-19. Demonstrasi bahkan sempat terjadi lantaran pemerintah melakukan pembatasan sosial untuk menekan jumlah kasus infeksi.

Demi membubarkan massa, polisi menggunakan semprotan merica pada Sabtu. Pengunjuk rasa yang turun ke jalan adalah kelompok pengusaha, politisi sayap kanan, penggemar sepak bola, penyangkal virus, dan penentang vaksin.

Para pengunjuk rasa, banyak yang tidak mengenakan topeng pelindung, melanggar batas pertemuan publik.

Polisi mengatakan beberapa pengunjuk rasa melemparkan botol dan benda lain ke arah mereka, dan mereka dipaksa untuk menanggapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Tambah 3 Orang, Total 61 Kasus Kematian Covid-19 di Lampung

Tambah 3 Orang, Total 61 Kasus Kematian Covid-19 di Lampung

Banten | Minggu, 25 Oktober 2020 | 04:05 WIB

5 Tempat Wisata di Bali Ini Cocok untuk Destinasi Liburan usai Pandemi

5 Tempat Wisata di Bali Ini Cocok untuk Destinasi Liburan usai Pandemi

Bali | Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:00 WIB

Simak! 5 Tips Mendorong Kebiasaan Sehat dengan Pasangan

Simak! 5 Tips Mendorong Kebiasaan Sehat dengan Pasangan

Health | Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Bingung di Rumah Aja? Ini Tips Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi

Bingung di Rumah Aja? Ini Tips Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi

Video | Minggu, 25 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB