Tidak Diberi Uang untuk Membeli Miras, Anak Tega Penggal Ibu Kandung

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 26 Oktober 2020 | 08:11 WIB
Tidak Diberi Uang untuk Membeli Miras, Anak Tega Penggal Ibu Kandung
Ilustrasi pembunuhan.[shutterstock]

Suara.com - Seorang pria berusia 45 tahun di India tega memenggal kepala ibu kandungnya lantaran tidak diberi uang untuk membeli minuman keras.

Menyadur Times Of India, insiden mengerikan tersebut terungkap pada Sabtu dini hari setelah korban yang diidentifikasikan sebagai P Chandramma ditemukan oleh salah satu putranya.

Chandramma memiliki dua putra yang bernama P Ramudu dan P Kurumurthy. Korban dan kedua putranya tinggal di sebuah rumah di Kollapur, distrik Nagarkunool, India.

Pada hari Sabtu pukul 07.00 pagi waktu setempat, karena sang ibu tidak terlihat, Kurumurthy kemudian mencarinya di sekitar rumah mereka.

Kurumurthy sangat terkejut ketika ia menemukan sang ibu terbaring dalam kondisi berlumuran darah dan tanpa kepala.

Menemukan ibunya sudah terbujur kaku, Kurumurthy langsung melapor ke polisi Telangana yang langsung mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi.

Selama penyelidikan anggota keluarganya, polisi menyadari bahwa Ramudu, salah satu putra korban, tidak ada di lokasi kejadian.

Ketika polisi mulai mencari kepala korban yang hilang, mereka akhirnya menemukannya di dalam semak-semak yang terletak di dekat rumahnya.

"Ramudu adalah seorang pecandu alkohol. Dia sudah lama meninggalkan istrinya dan sejak itu dia tinggal bersama ibunya.," buka Inspektur B Venkat Reddy Kollapur, dikutip dari Times Of India.

baca juga

"Dia dikenal membuat kegaduhan gangguan dan kerap melecehkan. Kami menduga Chandramma telah dibunuh oleh Ramudu setelah dia menolak memberinya uang untuk membeli alkohol," sambungnya.

Ramudu, yang bekerja sebagai buruh, menggunakan sabit untuk memenggal kepala ibunya. Sabit itu ditemukan oleh polisi di tempat kejadian.

Diketahui bahwa pada saat pembunuhan, terdakwa sudah dalam kondisi mabuk. Sebuah kasus didaftarkan oleh polisi berdasarkan pasal 302 (pembunuhan) IPC.

Ini adalah kasus terbaru dari serangkaian insiden pemenggalan yang terjadi di India selama beberapa bulan terakhir.

Pada bulan Februari, sebuah video mengerikan menunjukkan saat seorang suami memamerkan kepala istrinya yang ia penggal.

Akhilesh Rawat (30) terlihat melambai kepada warga sekitar saat dia berjalan di Uttar Pradesh, India bagian utara.

Rawat dilaporkan berjalan kurang dari satu mil sebelum dia ditangkap oleh polisi ketika dia dengan aneh mulai menyanyikan lagu kebangsaan India.

Rawat tega memenggal kepala istrinya setalah ia memergokinya berselingkuh dengan lelaki lain di rumahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lompat dari Lantai 3, Istri Bunuh Diri usai Suami Meninggal Akibat Covid-19

Lompat dari Lantai 3, Istri Bunuh Diri usai Suami Meninggal Akibat Covid-19

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:20 WIB

Rusaknya Ekosistem Alam, Jadi Penyebab Macan Tutul Serang Manusia di India

Rusaknya Ekosistem Alam, Jadi Penyebab Macan Tutul Serang Manusia di India

Video | Minggu, 25 Oktober 2020 | 14:10 WIB

Intip Koleksi Merak Putih di TMSBK Bukittinggi

Intip Koleksi Merak Putih di TMSBK Bukittinggi

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Akademisi: Liputan Investigasi Selamatkan Marwah Pesantren

Akademisi: Liputan Investigasi Selamatkan Marwah Pesantren

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Beredar Bocoran 8 Calon Wantimpres Prabowo: Ada Pratikno hingga Rocky Gerung

Beredar Bocoran 8 Calon Wantimpres Prabowo: Ada Pratikno hingga Rocky Gerung

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Danantara Merger Seluruh BUMN Asuransi Jadi 3 Perusahaan

Danantara Merger Seluruh BUMN Asuransi Jadi 3 Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi

Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang dalam Kasus Korupsi dan TPPU

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang dalam Kasus Korupsi dan TPPU

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Biar Bisa Bersaing, Emiten PPRO Lakukan Transformasi Bisnis

Biar Bisa Bersaing, Emiten PPRO Lakukan Transformasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Jusuf Hamka Merapat ke Istana, Bakal Dilantik Prabowo Jadi Anggota Wantimpres

Jusuf Hamka Merapat ke Istana, Bakal Dilantik Prabowo Jadi Anggota Wantimpres

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:42 WIB

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Wamenkeu Klaim Kenaikan Inflasi Tak Pengaruhi Kualitas Gizi MBG

Wamenkeu Klaim Kenaikan Inflasi Tak Pengaruhi Kualitas Gizi MBG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×