Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju

Fabiola Febrinastri

Senin, 26 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju
Lomba Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2019. (Dok : Kemendikbud)

Suara.com - Seperti tanpa lelah negeri ini berjuang untuk terus berdiri tegak menghadapi pandemi Covid-19. Dengan segala kekuatan yang ada, gotong royong berbagai pihak, dan berjuang tanpa henti, Indonesia optimis dapat segera pulih dari krisis ini.

Transformasi yang tanggap dan berkelanjutan di bidang pendidikan dan kebudayaan menjadi salah satu fokus pemerintah agar masyarakat maju, bangkit, dan pulih dari situasi pandemi Covid-19. Berbagai kebijakan diterbitkan dan aneka program dilaksanakan.

Realokasi anggaran kementerian untuk penanganan Covid-19 dilakukan, termasuk pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nilainya mencapai Rp 4,9 triliun dan digunakan untuk berbagai program dan kebijakan, seperti mobilisasi relawan Covid-19 nasional, peningkatan kapasitas rumah sakit pendidikan (RSP) untuk menjadi pusat tes Covid-19, serta pengadaan alat-alat kesehatan.

Prinsip kebijakan pendidikan dan kebudayaan di masa pandemi adalah kesehatan dan keselamatan. Kemendikbud menetapkan berbagai inisiatif kebijakan untuk mendukung pembelajaran dari rumah. Mulai dari inisiasi program Belajar dari Rumah (BDR), radio edukasi, penyediaan materi belajar, optimalisasi pemanfaatan aplikasi Rumah Belajar, hingga penyusunan modul belajar sederhana sesuai kurikulum dalam situasi darurat.

Berbagai program bantuan dan penyesuaian kebijakan dilakukan, seperti cicilan uang kuliah tunggal (UKT), penundaan UKT, penurunan UKT, pemberian beasiswa, relaksasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), serta melakukan pembatalan ujian nasional dan ujian sekolah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bantu dengan Kuota Belajar
Program bantuan lain yang juga dilakukan Kemendikbud berupa pemberian kuota data internet untuk seluruh jenjang pendidikan, untuk seluruh guru, siswa, dosen, dan mahasiswa.

Bantuan diberikan selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2020. Pada bulan pertama penyaluran, sebanyak 27,3 juta pendidik dan peserta didik telah menerima bantuan kuota data internet untuk mendukung pembelajaran dari rumah.

Menangkan Pandemi, Pulihkan Kondisi. (Dok : Kemendikbud)
Menangkan Pandemi, Pulihkan Kondisi. (Dok : Kemendikbud)

Program ini sempat ramai di media sosial Twitter. Pada 30 September 2020, terdapat kurang lebih 5500 cuitan pada saat kata kunci “Kemendikbud” trending. Umumnya, warganet mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kebijakan ini. Cuitan juga banyak yang disertai unggahan tangkapan layar kuota yang telah masuk sebagai bukti nyata kebijakan ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat selaku penerima di lapangan.

Akun @gilangmfg menulis, “Alhamdulillah akhirnya dapat juga nih kuota Kemendikbud,” disertai unggahan tangkapan layar kuota yang telah masuk ke ponselnya.

Tidak ketinggalan upaya memajukan kebudayaan juga tetap dilakukan meski dalam kondisi pandemi. Misalnya menghadirkan pertunjukan daring yang melibatkan kelompok seni dan budaya, serta belajar kelas daring seni dan budaya. Dalam sekali pertunjukkan yang ditayangkan di kanal Youtube resmi Direktorat Jenderal Kebudayaan, setidaknya berhasil menarik sebanyak 2.015.440 penonton selama pandemi.

baca juga

Keberhasilan konten-konten kebudayaan pada masa pandemi dapat terlihat dari jumlah penonton yang meningkat sekitar 300 persen daripada periode yang sama tahun sebelumnya.

Program Penguatan untuk SDM Berkualitas
Selain itu, untuk mewujudkan visi pemerintah dalam peningkatan SDM berkualitas, Kemendikbud juga berupaya memastikan keberlanjutan dan perluasan akses terhadap pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini sampai jenjang perguruan tinggi.

Kebijakan tersebut adalah Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Program pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) juga dilakukan dengan menetapkan target lulusan yang terserap di atas 50 persen setelah pendidikan.

SDM Berkualitas dan Berdaya Saing. (Dok : Kemendikbud)
SDM Berkualitas dan Berdaya Saing. (Dok : Kemendikbud)

Pembangunan dan revitalisasi SMK juga terus ditingkatkan dan hingga kini sebanyak 272.788 jalinan kerja sama telah dibuat antara SMK dengan dunia usaha dunia industri. Program penguatan pendidikan tinggi vokasi (PPTV) dilakukan melalui kemitraan strategis dengan industri, memberikan bantuan sarana dan prasarana, serta mengembangkan kapasitas dosen dan praktisi.

Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka diluncurkan untuk selalu berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan masa depan. Selain itu, kebijakan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan membahagiakan.

Pada Kampus Merdeka, perguruan tinggi didorong untuk membuka program studi baru serta akreditasi yang lebih fleksibel, juga adaptif dengan kebutuhan dunia kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT ke-56 Golkar, Jokowi Klaim Perekonomian Indonesia Segera Pulih

HUT ke-56 Golkar, Jokowi Klaim Perekonomian Indonesia Segera Pulih

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 21:45 WIB

IMA Keluarkan 5 Butir Deklarasi Agar RI Keluar dari Pandemi Covid-19

IMA Keluarkan 5 Butir Deklarasi Agar RI Keluar dari Pandemi Covid-19

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 20:50 WIB

5 Tempat Wisata di Bali Ini Cocok untuk Destinasi Liburan usai Pandemi

5 Tempat Wisata di Bali Ini Cocok untuk Destinasi Liburan usai Pandemi

Bali | Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:00 WIB

Simak! 5 Tips Mendorong Kebiasaan Sehat dengan Pasangan

Simak! 5 Tips Mendorong Kebiasaan Sehat dengan Pasangan

Health | Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Bingung di Rumah Aja? Ini Tips Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi

Bingung di Rumah Aja? Ini Tips Mengisi Waktu Luang Selama Pandemi

Video | Minggu, 25 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Tetap Buka Kelas Modeling di Tengah Sepinya Ajang Peragaan Busana

Tetap Buka Kelas Modeling di Tengah Sepinya Ajang Peragaan Busana

Video | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:48 WIB

Terkini

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 11:38 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Lima Tahun Holding UMi, BRI Bangun Ekosistem Keuangan Terintegrasi

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:36 WIB

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

×