Pria Bersenjata Serang Konsulat Prancis di Arab Saudi, Tikam Satu Penjaga

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:04 WIB
Pria Bersenjata Serang Konsulat Prancis di Arab Saudi, Tikam Satu Penjaga
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Aksi penusukan terjadi di Konsulat Prancis di Arab Saudi, di mana seorang penjaga terluka usai ditikam oleh seorang pria.

Menyadur English Al Arabiya, pelaku yang dilaporkan membawa senjata tajam itu melancarkan penyerangan pada Kamis (29/10/2020) pagi.

Kantor Pers Saudi melaporkan pelaku penyerangan kantor di kota Jeddah itu telah ditangkap.

Juru bicara Kepolisian Saudi Mohammed al-Ghamdi mengatakan penjaga yang terluka dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai pria Saudi, disebutkan berusia 40-an, mengutip laporan ABC News.

Kedutaan Besar Prancis mengonfirmasi aksi penusukan ini melalui cuitan Twitter, mengutuk serangan dan mengimbau warga Prancis di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan.

"(Kedutaan) menegaskan dukungan penuhnya untuk korban dan menyatakan kepercayaannya kepada pihak berwenang Saudi untuk mengungkap keadaan kecelakaan itu dan memastikan keamanan fasilitas Prancis dan komunitas Prancis di Kerajaan Arab Saudi. ”

Lebih jauh, English Al Arabiya menyebut penusukan di Konsulat Prancis untuk Arab Saudi terjadi tepat setelah adanya serangan di dekat gereja kota Nice, di mana seorang perempuan dipenggal dan dua orang lainnya tewas.

Serangan terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Saat jemaat sedang menggelar misa dalam basilika Katolik Roma terbesar di Nice, mengutip Daily Mail.

Penyerang ditembak dan langsung ditangkap setelah polisi menyerbu lokasi. Adapun pelaku disebutkan bertindak sendiri.

Wali kota Nice Christian Estrosi mengatakan, pelaku terus meneriakkan "Allahu Akbar", bahkan setelah ditangkap.

Estrosi menyebut, si penyerang telah dilarikan ke rumah sakit setelah menderita luka selama penangkapan.

Lebih jauh, Estorsi menganggap insiden penusukan ini sebagai aksi terorisme, mengutip laporan France24.

Serangan di gereja Nice dan Konsulat Prancis untuk Arab Saudi terjadi dua minggu setelah pembunuhan Samuel Paty, guru sejarah yang dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada siswanya.

Belakangan, situasi di Prancis semakin panas, tatkala Presiden Prancis Emmanuel Macron bersumpah tak bakal membuat kaum Islamis di negerinya dapat tidur nyenyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teroris Serang Gereja Notre Dame Prancis, Satu Perempuan Dipenggal

Teroris Serang Gereja Notre Dame Prancis, Satu Perempuan Dipenggal

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:22 WIB

Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepak Bola Israel Tuai Kontroversi

Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepak Bola Israel Tuai Kontroversi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:47 WIB

Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati

Terjadi Pertikaian Karikatur, PBB Ingatkan Negara untuk Saling Menghormati

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:08 WIB

Terkini

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB