Tiga Orang di Prancis Dibunuh dengan Cara Mengerikan

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:37 WIB
Tiga Orang di Prancis Dibunuh dengan Cara Mengerikan
DW

Suara.com - Tiga orang tewas dalam aksi penikaman di kota Nice, Prancis. Departemen anti-terorisme Prancis kini melakukan penyelidikan terhadap serangan tersebut. Korban dikabarkan meninggal dunia dengan cara "mengerikan."

Kepolisian Prancis pada Kamis pagi waktu setempat (29/10) mengabarkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat penyerangan menggunakan senjata tajam di kota Nice.

Wali kota Nice, Christian Estrosi, mengungkapkan pelaku penyerangan ditangkap. Dia menyebut insiden tersebut merupakan sebuah serangan teroris di jantung kota, Basilika Notre-Dame.

"Saya meminta penduduk Nice untuk menghindari daerah itu dan mengizinkan polisi beserta petugas lainnya bekerja," tulis Estrosi melalui akun Twitter-nya.

Berbicara kepada wartawan, Estrosi menjelaskan bahwa pria yang diduga melakukan penyerangan berulangkali meneriakkan lafal "Allahu Akbar" setelah berada dalam pengamanan polisi.

Dia menambahkan bahwa para korban tewas dibunuh "dengan cara yang mengerikan."

Dua korban tewas diyakini dibunuh di dalam gereja, sementara satu korban tewas lainnya sempat melarikan diri, tetapi kemudian tewas karena luka yang diderita.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan operasi polisi sedang berlangsung dan dia akan memimpin pertemuan krisis. Departemen penuntut anti-terorisme Prancis mengatakan sedang menyelidiki serangan itu. Polisi meyakini aksi penyerangan itu hanya dilakukan seorang pelaku.

Di Paris, anggota parlemen di Majelis Nasional mengheningkan cipta selama satu menit sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban.

baca juga

Wali kota Paris Anne Hidalgo mengatakan warga Nice "dapat mengandalkan dukungan dari kota Paris." Polisi tembak tersangka di Avignon Pada hari yang sama, di kota Avignon, polisi menegaskan mereka telah menembak mati tersangka penikaman lain.

Dalam perkembangan terpisah, seorang penjaga juga diserang di konsulat Prancis di Jeddah, Arab Saudi. Pihak konsulat melaporkan pelaku penyerangan telah ditahan dan penjaga yang menjadi korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kondisi korban dipastikan tidak gawat. Insiden di Nice tersebut terjadi di dekat lokasi penabrakan massal pada tahun 2016 yang menewaskan puluhan orang.

Serangan itu terjadi ketika Prancis masih belum pulih dari aksi pemenggalan seorang guru sekolah menengah, Samuel Paty pada awal Oktober di Paris, oleh pria asal Chechnya.

Tragedi tersebut dilakukan pelaku sebagai "hukuman" Paty karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya dalam mata pelajaran kewarganegaraan.

Tidak diketahui jelas apakah aksi penikaman yang menewaskan tiga orang tersebut terkait dengan kartun Paty, yang oleh umat muslim dianggap sebagai penghinaan besar. ha/rzn (AFP, Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

Prancis Larang Warga Demo di Marseille, Akses Transportasi Umum di Batasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Review Lupin Part 1: Drama Thriller Kriminal Prancis yang Penuh Kejutan!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Terlanjur Beli Tiket Liburan ke Prancis? Perhatikan Aturan Ini Pasca Kerusuhan Besar di Paris

Terlanjur Beli Tiket Liburan ke Prancis? Perhatikan Aturan Ini Pasca Kerusuhan Besar di Paris

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

Kata "Bismillah" Populer di Demo Prancis Hingga ke Belgia dan Italia, Apa Artinya?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Mirip Indonesia, Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Anak Muda Prancis Lawan Rezim

Mirip Indonesia, Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Anak Muda Prancis Lawan Rezim

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

Prancis Mencekam Usai Kerusuhan, Jam Malam Diberlakukan Mahasiswa Ancam Gelar Demo Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Terkini

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Review Film Clayface: Saat Wajah Hilang, Jati Diri Ikut Hancur Total

Review Film Clayface: Saat Wajah Hilang, Jati Diri Ikut Hancur Total

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi

Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32 WIB

×