KAMI: Kerusakan Indonesia Sampai Level Tiga

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:54 WIB
KAMI: Kerusakan Indonesia Sampai Level Tiga
Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau Din Syamsuddin. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin mengatakan kerusakan perjalanan negara sudah sampai tingkat tiga. Hal tersebut menurutnya dapat merusak kedaulatan negara dan menghalangi terwujudnya keadilan masyarakat.

Din menjelaskan kalau kerusakan tingkat pertama ialah adanya penyimpangan dan penyelewengan nilai-nilai dasar negara. Hal itu kemudian mempengaruhi adanya kerusakan tingkat dua, yakni upaya kediktatoran konstitusional atau mengembangkan kekuasaan melalui pembuatan regulasi dalam hal ini undang-undang.

"Itu sangat kuat, sangat berorientasi pada kekuasaan satu orang," jelas Din pada sambutannya dalam acara Deklarasi KAMI Jambi, Jumat (30/10/2020).

Kemudian kerusakan level tiga ialah ketika menjelma dalam bentuk arogansi kekuasaan. Din melihat adanya kesombongan dan keangkuhan pimpinan yang merasa paling benar.

"Ini yang melahirkan perilaku politik menampilkan kesombongan," ujarnya.

Din mencontohkan dengan besarnya desakan dari berbagai elemen masyarakat terhadap penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Bahkan organisasi masyarakat berbasis Islam seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Komnas HAM pun turut meminta penundaan itu.

Belum lagi ketika Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan meski ditolak masyarakat. Pemerintah pun tidak menggubrisnya.

"Namun dianggap angin lalu, mungkin berprinsip biar anjing menggonggong kafilah berlalu," tuturnya.

Din mengungkapkan kerusakan hingga level tiga itu akan menghalangi terwujudnya keadilan masyarakat. Karena itu lah maka Din dan tokoh-tokoh lainnya membentuk KAMI agar meluruskan kembali arah negara yang dianggapnya sudah rusak.

baca juga

"Harus ada kekuatan rakyat yang bangkit untuk mengkoreksi, KAMI hadir untuk itu. Oleh karena itu, gerakan moral KAMI tidak boleh berhenti, terus kita suarakan, seberapa besar hambatan itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Din Syamsuddin di Acara KAMI: Negara Sudah Menyimpang ke Kediktatoran

Din Syamsuddin di Acara KAMI: Negara Sudah Menyimpang ke Kediktatoran

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:49 WIB

Sampai ke Mancanegara, Din Syamsuddin: KAMI Dianggap Bahaya Besar

Sampai ke Mancanegara, Din Syamsuddin: KAMI Dianggap Bahaya Besar

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:49 WIB

Gatot Nurmantyo Langsung Telepon saat Polisi Bubarkan Acara KAMI di Jambi

Gatot Nurmantyo Langsung Telepon saat Polisi Bubarkan Acara KAMI di Jambi

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:12 WIB

Acara Belum Selesai, Deklarasi KAMI di Jambi Dihentikan Polisi

Acara Belum Selesai, Deklarasi KAMI di Jambi Dihentikan Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:06 WIB

Live Zoom, Polisi Bubarkan Acara Deklarasi KAMI di Jambi karena Tak Berizin

Live Zoom, Polisi Bubarkan Acara Deklarasi KAMI di Jambi karena Tak Berizin

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

News | Senin, 14 September 2026 | 15:31 WIB

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Bola | Senin, 14 September 2026 | 15:29 WIB

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

News | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 15:26 WIB

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Batam | Senin, 14 September 2026 | 15:25 WIB

Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti

Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti

News | Senin, 14 September 2026 | 15:22 WIB

15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir

15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 15:21 WIB

Tesla Bangun Anak Perusahaan di Vietnam, Modal Awal Rp 52,9 Miliar

Tesla Bangun Anak Perusahaan di Vietnam, Modal Awal Rp 52,9 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 15:20 WIB

Tiba-tiba Suahasil Dipanggil Istana, Posisi Menteri Keuangan Berganti?

Tiba-tiba Suahasil Dipanggil Istana, Posisi Menteri Keuangan Berganti?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:20 WIB

×