Separatis Tantang Bupati Intan Jaya Beberkan Bukti Soal Ambil Dana Desa

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 06 November 2020 | 15:58 WIB
Separatis Tantang Bupati Intan Jaya Beberkan Bukti Soal Ambil Dana Desa
Aparat mengejar KKB di Intan Jaya [Antara]

Suara.com - Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni menyebut dana desa kerap diminta oleh separatis bersenjata. Namun hal itu dibantah.

Juru Bicara (Jubir) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom menantang Natalis untuk membeberkan bukti serta saksi atas ucapannya tersebut.

Sebby mengatakan semisal apa yang disampaikan Natalis itu berdasarkan fakta, maka Natalis harus berani mengungkapkan bukti-bukti yang kuat. Kalau tidak bisa menunjukkan bukti, maka Natalis sudah membohongi publik.

"Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni harus memberikan pembuktianya ke publik, berdasarkan bukti-bukti sesuai fakta hukum," kata Sebby kepada Suara.com, Jumat (6/11/2020).

"Jika Bupati tidak memberikan pembuktiannya, maka kami menilai bahwa Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni sedang melakukan pembohongan publik," tambahnya.

Sementara itu, Sebby dengan tegas membantah kalau pihaknya dalam hal ini, separatis bersenjata kerap meminta dana desa untuk pembelian senjata dan amunisi.

Ia juga menilai kalau Natalis sama seperti TNI-Polri yang kerap menyebarkan informasi membohongi publik.

"Tidak benar itu dan jika Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengatakan demikian maka kami bisa menilai bahwa Bupati sama dengan TNI-Polri yang suka melakukan pembohongan publik itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengatakan dana desa kerap diminta paksa kelompok separatis bersenjata dan hal ini ditanggapi Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahan III Kolonel Czi IGN Suriastawa dengan menyebut aksi tersebut sudah menjadi rahasia umum.

Suriastawa mengapresiasi keberanian Bupati Natalis mengungkapkan informasi tersebut. "Ini menunjukkan bahwa warga masyarakat yang selama ini terancam karena diintimidasi oleh KKB, mulai berani menyuarakan kebenaran," kata Suriastawa dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11/2020).

Penyergapan tim gabungan TNI-Polri di Kampung Jalai beberapa waktu lalu, kata dia, juga karena kasus semacam itu.

Menurut Suriastawa informasi tersebut perlu diketahui publik karena menurut dia akar masalah di Papua karena keberadaan separatis bersenjata. "Keberadaan KKB yang dibantu oleh pendukungnya yang ada di dalam dan di luar negeri," ujarnya.

Natalis mengatakan setelah mengetahui dana desa cair, separatis bersenjata mengancam kepala dan sekretaris desa supaya mau menyerahkan dana guna membeli senjata dan amunisi.

"KKB ini biasanya setelah mengetahui pencairan dana desa, akan menunggu di perkampungan. Ketika bertemu aparat desa, mereka akan meminta sebagian dana tersebut. KKB ini mengancam dengan senjata kalau tidak diberikan sebagian dana itu," ujar Natalis.

Natalis menjelaskan selama ini pemerintah daerah tidak bisa mengontrol penyaluran dana desa. Pasalnya, dana desa ditransfer langsung ke kepala maupun sekretaris desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Separatis Sering Ambil Dana Desa di Intan Jaya, TNI: Sudah Rahasia Umum

Separatis Sering Ambil Dana Desa di Intan Jaya, TNI: Sudah Rahasia Umum

News | Kamis, 05 November 2020 | 23:09 WIB

Mahfud Akan Serahkan Hasil Investigasi Komnas HAM Soal Intan Jaya ke Jokowi

Mahfud Akan Serahkan Hasil Investigasi Komnas HAM Soal Intan Jaya ke Jokowi

News | Rabu, 04 November 2020 | 16:53 WIB

Sudah Ada Titik Terang: Menanti Keseriusan Tangkap Pembunuh Pendeta Yeremia

Sudah Ada Titik Terang: Menanti Keseriusan Tangkap Pembunuh Pendeta Yeremia

News | Selasa, 03 November 2020 | 18:01 WIB

Tim Kemanusiaan Papua: TNI Kuasai Hitadipa Demi Amankan Perusahaan Tambang

Tim Kemanusiaan Papua: TNI Kuasai Hitadipa Demi Amankan Perusahaan Tambang

News | Selasa, 03 November 2020 | 15:32 WIB

Duduki SD dan SMP di Papua Sebagai Markas, TNI: Memang Sudah Tak Dipakai

Duduki SD dan SMP di Papua Sebagai Markas, TNI: Memang Sudah Tak Dipakai

News | Selasa, 03 November 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:43 WIB

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:37 WIB

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:59 WIB

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB