Garang soal Rizieq Pulang, Mahfud MD Diprediksi Mau Maju Pilpres 2024

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 07 November 2020 | 18:29 WIB
Garang soal Rizieq Pulang, Mahfud MD Diprediksi Mau Maju Pilpres 2024
Menkopolhukam Mahfud MD di Pagelaran Kraton Yogyakarta, Senin (31/08/2020). [Suara.com/Yvestaputu sastrosoendjojo]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara mengenai aksi Menko Polhukam Mahfud MD yang terus memberikan pernyataan keras terkait Rizieq Shihab. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan diri menuju kontestasi Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung dalam kanal YouTube miliknya Rocky Gerung Official bertajuk 'Intrik Mahfud MD Bikin Gaduh' yang tayang pada Sabtu (7/11/2020).

Rocky gerung mengomentari salah satu pernyataan Mahfud MD yang mengancam para pendukung Rizieq Shihab.

Jika para pendukung Rizieq melakukan aksi rusuh, maka Mahfud mengaku tak segan-segan untuk 'menyikat' mereka.

Menurut Rocky, aksi tersebut sengaja dilakukan Mahfud MD untuk membuat namanya selalu diingat oleh publik.

"Mungkin dia berupaya untuk memelihara aura menuju 2024 supaya nama beliau hadir terus. Cuma itu alasannya, pakai kata 'menyikat' pendukung," kata Rocky seperti dikutip Suara.com, Sabtu (7/11/2020).

Rocky menjelaskan, publik yang memiliki akal waras akan berpikir Rizieq adalah seorang warga negara yang harus dilindungi, bukan 'disikat'.

"Kalau dia ada kriminal, diproses secara hukum. Ini belum ditentukan kriminalnya sudah mau disikat saja," ungkap Rocky.

Menurut Rocky Gerung, sikap Mahfud MD tersebut tak hanya sekadar menunjukkan arogansi semata.

Mahfud terkesan ingin memamerkan kemampuannya dalam memimpin sehingga ia potensial untuk dipilih dalam Pilpres 2024.

"Pak Mahfud ini mau pamer dia potensial untuk jadi pemimpin maupun penyikat. Jadi bisa pilih, mau jadi pemimpin atau penyikat nih, pak Mahfud. Itu yang terkesan begitu," tutur Rocky Gerung.

Mahfud MD Siap Sikat Pendukung Rizieq

Mahfud MD dalam keterangan persnya mengingatkan kepada para pendukung Rizieq Shihab untuk tidak melakukan kerusuhan.

Jika mereka nekat melakukan aksi rusuh, maka Mahfud menegaskan tak akan segan 'menyikat' mereka.

"Jangan membuat kerusuhan karena Habib Rizieq itu mau pulang dengan revolusi akhlak. Kalau membuat kerusakan itu berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq. Kita sikat gitu kalau dia buat kerusuhan," ujar Mahfud MD, Kamis (5/11/2020).

Tak hanya itu, Mahfud MD juga mengingatkan agar para pendukung tetap menjaga protokol kesehatan. Sebab, saat ini Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Simak video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Sebut HRS Bukan Orang Suci, Rocky Gerung Beri Pesan Menohok

Mahfud MD Sebut HRS Bukan Orang Suci, Rocky Gerung Beri Pesan Menohok

Jogja | Sabtu, 07 November 2020 | 17:55 WIB

Bilang Habib Rizieq Bukan Orang Suci, Rocky Gerung: Jiwa Mahfud Tak Stabil

Bilang Habib Rizieq Bukan Orang Suci, Rocky Gerung: Jiwa Mahfud Tak Stabil

Jakarta | Sabtu, 07 November 2020 | 16:30 WIB

Makin Panas! Mahfud MD Debat Sengit dengan Fadli Zon Soal Rizieq Pulang

Makin Panas! Mahfud MD Debat Sengit dengan Fadli Zon Soal Rizieq Pulang

News | Sabtu, 07 November 2020 | 14:32 WIB

Terkini

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB