Anak Yatim Piatu Disekap Tante, Kaki dan Tangan Dirantai, Mulut Dilakban

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 09 November 2020 | 14:01 WIB
Anak Yatim Piatu Disekap Tante, Kaki dan Tangan Dirantai, Mulut Dilakban
Bocah ditemukan warga disekap di lapak pasar. [Instagram/@manaberita]

Suara.com - Bocah berusia 11 tahun yang yatim piatu, ditemukan warga tersekap dalam kios di Pasar Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ketika ditemukan warga, Minggu (8/11) akhir pekan lalu, kaki bocah berinisial RI itu dirantai besi dan tergempok. Tak hanya itu, mulutnya juga ditutupi lakban.

Sarifudin (33), saksi mata, mengakui mendengar suara orang meminta tolong ketika mengupas sayur kol.

Dia lantas mencari sumber suara tersebut yang ternyata berasal dari dalam kios milik tante RI yakni SR.

"Tapi pintunya terkunci, jadi saya buka paksa. Anak itu dalam posisi miring, karena kaki dan tangannya diikat rantai, pakai gembok. Mulutnya ditutup lakban kuning. Saya dan ipar yang bantu dia keluar," kata Sarifudin, Senin (10/11/2020).

Setelah dikeluarkan dari dalam kios, Sarifudin dan iparnya berusaha membuka rantai yang membelenggu kaki serta tangan bocah RI.

Namun, mereka tak sanggup membuka gembok-gembok tersebut. Akhirnya, mereka menunggu tante RI datang lebih dulu.

"Sejam kemudian tantenya baru datang, barulah kami ramai-ramai mendesak dia untuk membuka rantai RI," kata dia.

Kapolsek Baruga Ajun Komisaris I Gusti Komang Sulastra mengakui ada kejadian tersebut.

baca juga

"Kami datang setelah mendapat laporan dari warga. Tantenya, atau orang tua asuh korban kami bawa untuk diperiksa," kata Sulastra.

Berdasarkan keterangan sang tante, dia ingin menghukum RI agar tidak nakal. SR mengatakan kepada polisi, RI hanya disekap satu jam. Dia sempat pergi sebentar untuk membeli sesuatu.

Sulastra menuturkan, kondisi kejiwaan SR terbilang sehat, tapi memunyai riwayat depresi sehabis melakukan operasi.

Kekinian, polisi berencana menjerat SR memakai undang-undang perlindungan anak.

"Sementara korban sementara diasuh tetangganya di Pasar baruga. Dia yatim piatu sejak 5 tahun lalu," kata dia.

Bocah ditemukan warga disekap di lapak pasar. (Instagram/@manaberita)
Bocah ditemukan warga disekap di lapak pasar. (Instagram/@manaberita)

Videonya viral

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah laki-laki menjadi korban penyekapan di sebuah lapak pasar.

Ketika ditemukan warga, bocah itu tengah menangis dengan tangan terbelit rantai yang digembok.

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @manaberita, bocah laki-laki itu terus menangis meminta pertolongan warga yang sedang mengerubunginya.

Warga ingin menolong anak itu namun tak memiliki pembuka rantai yang digembok. Mereka hanya bisa menanyai bocah yang diperkirakan baru berusia 11 tahun itu.

Tak lama kemudian, seorang perempuan datang menghampiri kerumunan warga dan bocah itu.

Ia kemudian merogoh tas dan mengeluarkan kunci gembok untuk membuka rantai yang mengikat tangan dan kaki bocah itu.

Melihat aksi yang dilakukan oleh perempuan itu, warga langsung memarahinya.

Bukannya sadar, perempuan itu justru menyalahkan si bocah yang dianggap tak menuruti perkataannya.

"Dia jam 2 malam saya cari," kata perempuan itu.

Begitu rantai dibuka, beberapa bekas luka terlihat di sekujur tubuh bocah tersebut.

Warga lalu mengingatkan perempuan itu tak memperlakukan bocah tersebut dengan kasar.

"Bukan orang gila itu," kata warga.

"Memang gila ini anak," sanggah si perempuan.

Kontan warga  mencibir cara perempuan itu mendidik si bocah. Kendati demikian, belum diketahui secara pasti hubungan perempuan itu dengan si bocah.

Beredar kabar bahwa perempuan itu adalah tante si bocah yang disebut telah menjadi yatim piatu itu.

Melihat kekerasan yang dialami bocah tersebut, warganet turut menuliskan reaksi mereka mengecam perbuatan tersebut.

"Yang nyiksa pasti bakal dapat balasan yang lebih menyiksa 1000x lebih pedih dari ini di akhirat kelak. Semoga kelak engkau jadi anak yang sukses dunia akhirat nak," tulis @febriaant.lukman.

"Ya Allah, anak yatim disiksa. Enggak punya hati apa. Menzalimi anak yatim begitu. Ingat balasannya atuh buat orang yang menghardik anak yatim," imbuh @isel_khedira.

"Senakal-nakalnya seorang anak tidak pantas diperlakukan seperti itu bu, dia manusia juga sama sepertimu," tulis @kiky_purnamasarii.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gala Saputra Bocah 9 Tahun Penderita Gizi Buruk Asal Sulawesi

Gala Saputra Bocah 9 Tahun Penderita Gizi Buruk Asal Sulawesi

Foto | Selasa, 03 November 2020 | 14:01 WIB

Baru Diresmikan Jokowi, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Tempat Rekreasi

Baru Diresmikan Jokowi, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Tempat Rekreasi

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:42 WIB

Asyik! Jembatan Teluk Kendari Boleh Jadi Tempat Piknik Sebelum Beroperasi

Asyik! Jembatan Teluk Kendari Boleh Jadi Tempat Piknik Sebelum Beroperasi

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Begini Impian Jokowi Setelah Jembatan Teluk Kendari Kelar Dibangun

Begini Impian Jokowi Setelah Jembatan Teluk Kendari Kelar Dibangun

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 18:29 WIB

Dikerjakan 5 Tahun, Jokowi Resmikan Jembatan di Kendari Berbiaya Rp 804 M

Dikerjakan 5 Tahun, Jokowi Resmikan Jembatan di Kendari Berbiaya Rp 804 M

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:46 WIB

Istana Didemo Buruh, Jokowi Resmikan Jembatan di Kendari

Istana Didemo Buruh, Jokowi Resmikan Jembatan di Kendari

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:47 WIB

Terkini

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

8 Cara Memilih Moisturizer Pertama untuk Remaja Pemula agar Tidak Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:27 WIB

Pencarian Masih Berlangsung, Bantuan Mengalir untuk Lima Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Pencarian Masih Berlangsung, Bantuan Mengalir untuk Lima Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:24 WIB

×