Berseteru, Rizal Ramli Sebut JK Si Peng-peng Pembuat Gusar Dua Presiden

Senin, 09 November 2020 | 17:59 WIB
Berseteru, Rizal Ramli Sebut JK Si Peng-peng Pembuat Gusar Dua Presiden
Status Rizal Ramli mengkritik Omnibus Law. (Facebook/Rizal Ramli)

Suara.com - Ekonom senior Rizal Ramli belakangan tengah menjadi sorotan lantaran dirinya berseteru dengan mantan wakil presiden Jusuf Kalla.

Ahli ekonomi yang keras mengkritik Omnibus Law ini mencuit bagaimana Jusuf Kalla membuat gusar lingkungan dua presiden yakni Presiden SBY dan Presiden Jokowi.

"Pak @jokowi pernah tanya RR, bagaimana caranya jadi orang terkaya di Indonesia dengan cepat? Saya tidak mau jawab kecuali jelas kasusnya," tulis Rizal Ramli di akun Twitternya @RamliRizal, Senin (09/11/2020).

"Setelah Jokowi jelaskan kasus Pejabat & kel-nya, baru saya jawab: “Gampang Mas, ‘bisnis kekuasaan’ atau ‘Peng-Peng. Cepat,” sambungnya.

Dalam cuitan itu, Rizal Ramli menyertakan sebuah foto yang menunjukkan bisnis Jusuf Kalla meroket dalam waktu singkat.

Kicauan Rizal Ramli soal JK. (Twitter/@RamliRizal)
Kicauan Rizal Ramli soal JK. (Twitter/@RamliRizal)

Menurut data Globe Asia 2011, Kalla Group berada di urutan 107 di Indonesia dengan total kekayaan US$150 juta.

Lima tahun kemudian menurut data yang sama, kekayaan Kalla Group naik drastis menjadi US$740 juta dan menduduki urutan 49 terkata di Indonesia.

Di kicauan yang lain, Rizal Ramli mengungkap manuver Jusuf Kalla saat menjabat Wapres Presiden SBY pada 2004 sampai 2009. Selain itu, Rizal juga menerangkan istilah peng-peng yang ia maksud.

"Ketika Sang Peng-Peng (Penguasa-cum-Pengusaha) menjadi Wapres @SBYudhoyono, ring 1 SBY kesal kok kekayaan Sang Peng-Peng melesat hebat..yg tadi2nya biasa2 saja, tidak masuk orang terkaya, jadi masuk .. Itulah alasan, SBY tidak memilih Sang Peng-Peng jadi Wapres,” tulis Rizal.

Baca Juga: Diungkit Refly Harun, 'Kenekatan' Rizal Ramli Tantang JK saat Jadi Menteri

Dikutip dari hops.id -- jaringan Suara.com, perselisihan antara Rizal vs JK pernah terjadi saat keduanya berada dalam satu kabinet Jokowi soal pengelolaan blok migas Masela.

Kubu JK kala itu mendorong pengelolaan blok Masela secara off shore atau di tengah laut. Namun, kubu Rizal mendebat di sidang kabinet, blok Masela mesti dikelola secara on shore atau dari daratan.

Opsi Rizal di mata JK ditentang karena on shore yang dipilih alih-alih efisien malah pada kenyataan kalkulasinya lebih boros sehingga negara berpotensi rugi Rp75 triliun.

Akhirnya, Presiden Jokowi kala itu memutuskan blok Masela dikelola secara on shore sesuai pertimbangan Rizal.

Terkait dengan tudingan dulu mencopot Rizal karena khawatir bisnis JK terganggu, JK mengatakan tak main bisnis dengan jabatan.

JK mengakui soal Masela dia dituding main, padahal tidak demikian.

“Memang ada isu. Blok Masela itu isunya saya ada kapal. Mana? Semua diisukan, saya usdah siapkan kapal di Papua. Saya nggak ada urusan (Masela)” tegas JK menjawab Rizal di kanal Karni Ilyas Club dikutip Sabtu (07/11/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI