Kakek 88 Tahun Datang Kunjungi Ganjar Pranowo, Ini Maksud Kedatangannya...

Fabiola Febrinastri

Senin, 09 November 2020 | 20:35 WIB
Kakek 88 Tahun Datang Kunjungi Ganjar Pranowo, Ini Maksud Kedatangannya...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Seorang kakek bernama Ngadimin Citro Wiyono, atau lebih dikenal sebagai Ngadimin Semprong, datang dari Solo, Jawa Tengah, menemui Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di rumah dinasnya di Semarang.

"Merdeka!" begitu sapa Mbah Min (88), saat Ganjar menemuinya, Senin (9/11/2020).

Kisaknya, Mbah Min dulunya adalah seorang pejuang. Di usianya yang sudah 88 tahun itu, ia masih lancar menceritakan kisah heroiknya tempo dulu.

Kepada Ganjar, Mbah Min mengatakan bahwa ia ikut berjuang melawan penjajahan Belanda di Solo. Saat itu, usianya masih sangat muda, sekitar 15 tahun.

Kematian sang ayah di tangan Belanda menjadi pelecut semangatnya untuk berjuang.

"Tahun 1948-1950 ada agresi militer Belanda kedua di Solo. Saat itu berpusat di Lapangan Terbang Panasan, yang sekarang jadi Adi Soemarmo Solo. Dulu, selama tiga tahun, lokasi itu menjadi area perang. Banyak warga yang jadi korban, termasuk ayah saya," kata Mbah Min, mengawali ceritanya.

Mbah Min ingat betul saat ayahnya ditembak mati oleh Belanda, karena dianggap sebagai pejuang. Saat itu, ia berada di dekat sang ayah, sehingga melihat dengan mata kepala sendiri kekejaman itu menimpa ayahnya dan warga desa lainnya.

"Saya marah, Belanda biadab. Setelah itu saya memutuskan untuk ikut berjuang. Saya rela mati demi nusa dan bangsa," terang kakek 9 cucu ini.

Awal perjuangan Mbah Min adalah saat membantu para prajurit TNI yang ingin menyergap gudang senjata Belanda. Ia yang melihat senjata prajurit ditinggal di kebun, sengaja menyembunyikannya dengan cara ditutup daun kering, agar tidak ketahuan oleh Belanda.

baca juga

"Saat itu, komandan pasukan terkejut, kok bisa senjatanya diamankan. Setelah tahu saya yang melakukan, terus saya diminta gabung berjuang dan mendapat tugas baru. Saat itu, saya ditugasi menjadi pengintai Belanda," ucapnya.

Tugas sebagai pengintai Belanda bukanlah perkara gampang. Namun, itu semua bisa dilakukan Mbah Min. Karena masih anak-anak, Belanda tidak curiga bahwa dirinya adalah pentingai.

"Saya juga dipesani Komandan untuk berpura-pura jadi anak tidak normal. Jadi saat itu, saya menjadi pengintai untuk pasukan Indonesia," tegasnya.

Kedatangan Mbah Min yang diantar pegiat sosial Solo, Agus Widanarko, itu tak cuma ingin ndongeng. Ia menemui Ganjar karena ingin mengadukan nasibnya, yang hingga kini belum tercatat sebagai pejuang di Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Mbah Min tak memperoleh haknya sebagai veteran. Untuk memenuhi kebutuhan harian, ia berdagang mainan anak-anak yang dibuatnya sendiri.

"Saya memang tidak ngurus itu, karena sekarang itu harus ada hitam diatas putih. Semua harus ada tanda bukti, sementara saya tidak punya. Dulu, saya itu hanya berani saja, tidak mikir besok begini," jelasnya pada Ganjar.

Ganjar yang mendengarkan curhatan itu, langsung menelpon Dinas Sosial Pemprov Jateng yang mengurusi para veteran. Ganjar meminta agar Mbah Min dibantu dalam memperoleh hak sebagai seorang veteran.

"Nanti biar dibantu ya mbah, biar diurus semuanya," kata Ganjar.

Tak selang berapa lama, petugas dari Dinas Sosial Pemprov Jateng langsung datang ke rumah dinas Ganjar, untuk bertemu Mbah Min dan membantu memperoleh haknya sebagai veteran.

"Ini ya mbah, biar dibantu. Nanti dijemput dan diproses semuanya. Saya doakan njenengan sehat," pungkas Ganjar.

Mbah Min sangat bersyukur sekali bisa bertemu Ganjar. Apalagi, Ganjar mau membantunya memperoleh hak sebagai seorang veteran.

"Saya berterimakasih sekali, kebijaksanaan pak Ganjar sangat berarti buat saya. Semoga, perjuangan saya tidak sia-sia," pungkas Mbah Min.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang

Tiga Hari Gunung Merapi Menggembung 10 Cm, Ganjar Minta Masyarakat Tenang

Jogja | Senin, 09 November 2020 | 14:36 WIB

Lawan Kotak Kosong, Anak Pramono Anung Gaet Ganjar Buat Dongkrak Suara

Lawan Kotak Kosong, Anak Pramono Anung Gaet Ganjar Buat Dongkrak Suara

Jatim | Minggu, 08 November 2020 | 11:14 WIB

Bertemu Ganjar, Denny Caknan Ceritakan Pengalaman Membuat Lagu Kartonyono

Bertemu Ganjar, Denny Caknan Ceritakan Pengalaman Membuat Lagu Kartonyono

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2020 | 17:16 WIB

Jika Gubernur Jateng Bertemu Denny Caknan, Apa yang Mereka Bicarakan?

Jika Gubernur Jateng Bertemu Denny Caknan, Apa yang Mereka Bicarakan?

News | Sabtu, 07 November 2020 | 15:56 WIB

Status Merapi Jadi Siaga, Ganjar Pranowo Tenangkan Warga Desa Balerante

Status Merapi Jadi Siaga, Ganjar Pranowo Tenangkan Warga Desa Balerante

News | Jum'at, 06 November 2020 | 16:00 WIB

Jelang Debat Pilkada, Ganjar Kasih Wejangan ke Gibran di Warung Soto Gading

Jelang Debat Pilkada, Ganjar Kasih Wejangan ke Gibran di Warung Soto Gading

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

News | Senin, 14 September 2026 | 12:52 WIB

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:50 WIB

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:46 WIB

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:45 WIB

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

×