Terjadi 'Insiden Serius', Brasil Stop Uji Coba Vaksin Covid-19 dari China

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 10 November 2020 | 19:01 WIB
Terjadi 'Insiden Serius', Brasil Stop Uji Coba Vaksin Covid-19 dari China
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Brasil mengumumkan telah menghentikan uji klinis vaksin virus corona yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China setelah adanya insiden serius terjadi.

Menyadur Anadolu Agency, uji klinis vaksin buatan China yakni Sinovac Biotech dihentikan oleh Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) setelah terjadi insiden serius pada 29 Oktober yang melibatkan sukarelawan.

ANVISA tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi tetapi mengindikasikan dalam pernyataan bahwa insiden tersebut dapat menyebabkan kematian, efek samping yang berpotensi fatal, cacat parah, rawat inap, dan peristiwa signifikan secara klinis lainnya.

Institut Butantan Sao Paulo, salah satu pusat penelitian biomedis terkemuka di Brasil, melakukan tes Fase 3 yang melibatkan 9.000 sukarelawan.

Sao Paulo telah menandatangani kesepakatan dengan Sinovac untuk membeli 60 juta dosis pada akhir Februari dan Gubernur Joao Doria mengatakan program imunisasi dapat dimulai pada Januari 2021.

Namun, Presiden Jair Bolsonaro mengatakan pemerintahnya tidak akan membeli vaksin Covid-19 buatan China, yang menimbulkan mempertanyakan apakah dia melibatkan urusan politik dalam membuat kebijakan kesehatan.

"Orang Brasil tidak akan menjadi kelinci percobaan siapa pun," kata Bolsonaro di media sosial pada bulan Oktober.

Brasil telah melaporkan lebih dari 5,6 juta kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai, menjadikannya negara paling terpengaruh ketiga di dunia setelah AS dan India.

Brasil juga menjadi negara kedua setelah AS dalam jumlah kematian akibat Covid-19, dengan hampir 163.000 kasus kematian sejauh ini, menurut data Universitas Johns Hopkins.

baca juga

Selain Brasil, uji coba vaksin Sinovac juga sedang dilakukan di sejumlah negara termasuk Turki, Indonesia dan Bangladesh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Ditunda, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Lanjut Lagi

Sempat Ditunda, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Lanjut Lagi

Health | Rabu, 04 November 2020 | 13:36 WIB

Tolak Gugurkan Kandungan, Ellen Dibakar Hidup-hidup oleh Pacarnya

Tolak Gugurkan Kandungan, Ellen Dibakar Hidup-hidup oleh Pacarnya

News | Selasa, 03 November 2020 | 13:56 WIB

Kacau! Tolak Kewajiban Vaksinasi Covid-19, Ratusan Warga Demo Gubernur

Kacau! Tolak Kewajiban Vaksinasi Covid-19, Ratusan Warga Demo Gubernur

Health | Senin, 02 November 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×