Tetap Terima Penghargaan dari Jokowi, Gatot Tak Hadir karena Alasan Corona

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 11 November 2020 | 11:38 WIB
Tetap Terima Penghargaan dari Jokowi, Gatot Tak Hadir karena Alasan Corona
Gatot punya keinginan jadi presiden. (YouTube/Karni Ilyas Club)

Suara.com - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo absen dalam acara Upacara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan RI Tahun 2020 di Istana Negara, Rabu (11/11/2020).

Terkait itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Gatot tidak hadir dengan alasan masih dalam situasi pandemi virus Corona (Covid-19).

Gatot menyerahkan surat langsung kepada Presiden Jokowi lantaran tidak hadir dalam prosesi penyerahan gelar Bintang Mahaputera terhadapnya. Dalam surat itu dikatakan Mahfud, alasan pertama Gatot tidak bisa menghadiri karena Covid-19.

"Tapi dalam suratnya, Pak Gatot menyatakan menerima pemberian bintang jasa ini tetapi beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan, pertama ini suasana Covid-19," kata Mahfud dalam konferensi persnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

Meski demikian, Gatot tetap menerima penghargaan tersebut. Oleh karena itu, penghargaan gelar Bintang Mahaputera bakal diberikan melalui sekretaris militer.

"Kan mengatakan di sini, (beliau) menerima ini sehingga hanya mengatakan tidak bisa hadir penyematannya."

Gatot masuk ke dalam daftar tokoh yang diberikan penghargaan berupa gelar Bintang Mahaputera oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Meski sudah diyakini pihak Istana bakal hadir, namun ternyata batang hidungnya tidak nampak.

Sebelumnya Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengungkapkan setidaknya terdapat 71 tokoh yang menerima penghargaan. Namun ada sebagian yang tidak hadir dengan beragam alasan.

"Semua hadir ada beberapa yang tidak hadir dalam kondisi ada yang kurang sehat," kata Heru di Istana Negara, Rabu.

Gatot juga ikut absen dalam acara tersebut. Heru menuturkan kalau Gatot sudah memberikan surat kepada Jokowi dan akan disampaikan kepada publik oleh Mahfud.

"Pak Gatot ada bersurat kepada bapak Presiden, nanti bapak Menkopolhukam akan menyampaikan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Ogah Hadir, Jokowi Tetap Berikan Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera

Meski Ogah Hadir, Jokowi Tetap Berikan Gatot Nurmantyo Bintang Mahaputera

News | Rabu, 11 November 2020 | 11:32 WIB

Perhatikan, Ini Aturan Isolasi Mandiri untuk Pasien Virus Corona Covid-19

Perhatikan, Ini Aturan Isolasi Mandiri untuk Pasien Virus Corona Covid-19

Sumsel | Rabu, 11 November 2020 | 11:26 WIB

Update 11 November: Positif Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 1.800 Orang

Update 11 November: Positif Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 1.800 Orang

News | Rabu, 11 November 2020 | 11:19 WIB

Jelang Hadapi Inggris, Pemain Timnas Irlandia Positif Covid-19

Jelang Hadapi Inggris, Pemain Timnas Irlandia Positif Covid-19

Bola | Rabu, 11 November 2020 | 11:18 WIB

Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas

Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas

Jakarta | Rabu, 11 November 2020 | 11:14 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB