Suara.com - Anggota DPR RI Mardani Ali Sera menilai kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air menjadi poin positif tersendiri. Kehadiran Rizieq di Indonesia akan menyehatkan demokrasi.
Hal itu disampaikan oleh Mardani melalui akun Twitter miliknya @mardanialisera.
Menurut Mardani, kembalinya Rizieq akan menambah barisan oposisi yang mengkritik pemerintah.
"Ini sehat bagi demokrasi, karena barisan kritis dapat bertambah," kata Mardani seperti dikutip Suara.com, Rabu (11/11/2020).
Dengan bertambahnya barisan oposisi, maka Demokrasi di Indonesia akan kembali hidup. Semakin banyak orang yang berani unjuk gigi menyuarakan kritik mereka terhadap pemerintah.
"Ini menunjukkan demokrasi tidak mati di Indonesia karena figur kritis dapat kembali pulang," ungkapnya.
Tak hanya itu, Mardani juga berharap dengan kepulangan Rizieq dapat meningkatkan kualitas diskursus publik.
"Diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas diskursus publik kita," tukasnya.

Bandara Lumpuh, Fasilitas Rusak
Rizieq Shihab sendiri tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 08.38 WIB pada Selasa (10/11/2020). Pesawat Saudi Arabia Airlines tipe Boeing-777-368 (ER) yang ditumpanginya sudah menempuh perjalanan selama sembilan jam sejak berangkat kemarin pukul 19.30 WIB.
Ribuan massa memadati Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Selasa pagi untuk menjemput RIzieq Shihab yang pulang dari Arab Saudi.
Euforia tersebut mengakibatkan akses tol arah bandara mengalami kelumpuhan total. Banyak para simpatisan yang memarkir kendaraannya di dalam tol sehingga menyebabkan kendaraan lain tak bergerak.
Tak sedikit pula simpatisan yang rela berjalan kaki jauh demi bisa bertemu dengan Rizieq di bandara.
Jasa Marga melaporkan bahwa kemacetan di tol arah Bandara Soetta sudah terjadi sejak pukul 03.00 WIB sepanjang 7 km karena banyaknya simpatisan yang datang menjemput Habib Rizieq, dan baru terurai sekitar pukul 12.00 WIB.
Tak hanya itu, tercatat ada 118 pesawat delay di Bandara Soetta imbas kepulangan Rizieq.