Dalam 17 Bulan, Ada 6.500 Laporan Pelecehan Seksual di Gereja Prancis

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 12 November 2020 | 14:15 WIB
Dalam 17 Bulan, Ada 6.500 Laporan Pelecehan Seksual di Gereja Prancis
Ilustrasi gereja (Pixabay Tama 66)

Suara.com - Komisi independen bentukan Gereja Katolik Prancis melaporkan telah menerima 6.500 pengaduan pelecehan seksual oleh para pastor dalam waktu 17 bulan terakhir.

Menyadur Channel News Asia, Kamis (12/11/2020), komisi yang menggunakan fitur menyelidiki pelecehan seksual yang dilakukan di lingkungan maupun oleh pihak gereja ini, menerima ribuan laporan dari layanan hotline mereka.

Pimpinan komisi, Jean-Marc Sauve, mengatakan 62 persen penelepon adalah laki-laki dan hampir 90 persen dari tuduhan itu berkaitan dengan pelecehan anak di bawah umur.

Sekitar sepertiga dari pelapor mengatakan, mereka berusia antara enam sampai sepuluh tahun saat dilecehkan, dan sepertiga lainnya berusia 11 hingga 15 tahun.

Sepertiga pelecehan seksual terjadi di lingkungan sekolah, sementara 12 persen di program dan kamp musim panas.

Savue mengatakan, ada kebutuhan mendalam bagi korban maupun saksi yang berani mengaku atas apa yang terjadi.

"Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pembayaran sejumlah uang, apalagi jika harus disertai perintah untuk tutup mulut," ujar Sauve dalam konferensi badan-badan keagamaan, Rabu (11/11).

November lalu, para uskup di Prancis menyetujui program pembayaran kepada para korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pastor.

Gereja Katolik disebutkan telah diguncang oleh gelombang tuduhan terkait pelecehan seksual oleh para pemuka agama, melibatkan anak di bawah umur yang terjadi selama bertahun-tahun.

baca juga

Mantan utusan Paus Fransiskus untuk Prancis, Luigi Ventura (75), diadili di Paris pada Selasa (10/11), terkait pelecehan seksual di mana ia dituduh "meraba-raba" lima pria selama upacara publik.

Kemudian pada Maret, pendeta Katolik yang telah dipecat, Bernard Preynat, dijatuhi hukuman lima tahun bui oleh pengadilan Prancis setelah dinyatakan bersalah atas pelecehan seksual yang ia lakukan beberapa dekade silam.

Paus Fransiskus pada Mei 2019, telah menerbitkan undang-undang baru yang mewajibkan siapa pun di gereja yang mengetahui tentang pelecehan seksual untuk melaporkannya kepada atasan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Remas Dada Karyawati, Pelaku Pelecehan Seksual Pura-pura Pingsan

Habis Remas Dada Karyawati, Pelaku Pelecehan Seksual Pura-pura Pingsan

Banten | Rabu, 11 November 2020 | 10:51 WIB

Marak Pelecehan Seksual Secara Verbal di Pasar, Pembeli Wanita Makin Risih

Marak Pelecehan Seksual Secara Verbal di Pasar, Pembeli Wanita Makin Risih

Banten | Rabu, 11 November 2020 | 08:15 WIB

Studi Sebut Biseksual Lebih Rentan Alami Kasus Pelecehan Seksual

Studi Sebut Biseksual Lebih Rentan Alami Kasus Pelecehan Seksual

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2020 | 17:53 WIB

Terkini

Prambanan Jadi Simbol Baru Kedekatan Indonesia-India Lewat Proyek Restorasi

Prambanan Jadi Simbol Baru Kedekatan Indonesia-India Lewat Proyek Restorasi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:37 WIB

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:28 WIB

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:20 WIB

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:18 WIB

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:04 WIB

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:48 WIB

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:34 WIB

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:19 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

×