Joe Biden Jalin Komunikasi dengan Sekutu AS di Asia

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 15:29 WIB
Joe Biden Jalin Komunikasi dengan Sekutu AS di Asia
DW

Suara.com - Presiden yang diproyeksikan menang pemilu AS Joe Biden menghubungi para pemimpin Jepang, Korea Selatan, dan Australia lewat telepon. Biden menegaskan kembali rencana atasi perubahan iklim hingga keamanan regional.

Tiga pemimpin sekutu utama Amerika Serikat (AS) di kawasan Asia, yakni Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison bergabung dengan para pemimpin global lainnya memberi selamat atas proyeksi kemenangan Joe Biden pada pemilu AS.

Bertahun-tahun hubungan antara AS dan sekutunya di Asia sempat kacau di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Namun, kini semua pihak menyatakan tekad untuk memperkuat hubungan bilateral dan mengatasi masalah global seperti pandemi virus corona dan perubahan iklim, kata tim kantor Biden.

Perdana Menteri Jepang Suga mengatakan dia berbicara dengan Biden melalui telepon dan mengonfirmasi pentingnya hubungan bilateral.

“Presiden yang diproyeksikan menang pemilu AS Biden mengatakan bahwa dia berharap dapat memperkuat aliansi AS-Jepang dan bekerja sama untuk mencapai Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Suga kepada wartawan, dalam komentar terpisah yang dibuat di Kantor Perdana Menteri.

Banyak pemimpin dunia termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman serta lainnya telah mengucapkan selamat kepada Biden atas proyeksi kemenangannya, sementara Cina dan Rusia sejauh ini belum memberi ucapan selamat.

Keamanan dan kemakmuran

Pada Rabu (11/11), Biden menunjuk Ron Klain sebagai Kepala Staf Gedung Putih.

Keputusan ini merupakan penunjukan pertama Biden dalam membangun pemerintahannya. Anthony Blinken, seorang diplomat dan orang kepercayaan lama Biden diyakini sebagai calon Menteri Luar Negeri atau Penasihat Keamanan Nasional, di mana kedua jabatan itu merupakan peran kunci bagi sekutu AS di Asia.

Berbicara kepada Presiden Korea Selatan, Biden menegaskan kembali komitmen AS untuk membela Korsel dan menyoroti sekutu di Asia itu sebagai "kunci keamanan dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik," kata juru bicara Presiden Moon, Kang Min-seok.

"Presiden Moon meminta kerja sama yang erat untuk pengembangan aliansi bilateral berwawasan ke depan, dan denuklirisasi serta perdamaian di semenanjung Korea," kata Kang.

''Biden mengatakan dia akan bekerja sama untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara,'' tambahnya.

Pejabat Korea Selatan juga berharap Biden akan segera menyelesaikan perselisihan bernilai miliaran dolar terkait biaya ribuan pasukan AS di semenanjung itu.

Selain itu, penanganan pandemi COVID-19 dan perubahan iklim adalah tema utama dalam panggilan telepon Biden dengan ketiga pemimpin tersebut.

PM Australia Morrison mengatakan dia berbicara dengan Biden tentang teknologi pengurangan emisi, meskipun target nol emisi bersih pada tahun 2050 tidak dibahas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:02 WIB

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:57 WIB

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:48 WIB

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:42 WIB

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:14 WIB

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB