alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Indonesia Dilanda Gelombang Panas hingga 50 Derajat Celcius?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
CEK FAKTA: Indonesia Dilanda Gelombang Panas hingga 50 Derajat Celcius?
Fakta Indonesia dilanda gelombang panas (ist)

Benarkah Indonesia sedang dilanda gelombang panas hingga 50 derajat celcius? SImak penjelasan faktanya berikut!

Suara.com - Beredar pesan berantai di jejaring WhatsApp yang menyebut Indonesia dilanda gelombang panas hingga awal Desember 2020. Cuaca panas akan terjadi di sejumlah wilayah dengan suhu capai 50 derajat celcius.

Masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi gelombang panas tersebut. Salah satunya dengan tidak meminum minuman dingin.

Pasalnya, meminum minuman dingin di tengah gelombang panas dapat menyebabkan pembuluh darah meledak, pandangaN kabur hingga tak sadarkan diri.

Narasi tersebut beredar luas di kalangan masyarakat dan membuat masyarakat khawatir.

Baca Juga: Waduh, Cuaca Panas Berdampak Pada Kesehatan Ibu Hamil dan Janin?

Berikut isi pesan berantai tersebut:

"AWAS..!!!!!*
GELOMBANG PANAS
KINI MELANDA NEGARA KITA
--------------------------------
Indonesia, Malaysia dan bbrp negara lain. saat ini sedang mengalami gelombang panas.

Apa tips yang harus dilakukan dan dihindari simak ya

Harap perhatikan hal hal berikut ini:

1. Seorang teman dokter datang ke saya mengatakan, cuaca sangat panas.
Di siang hari, bisa mencapai 40C.

Baca Juga: Warga Bekasi Keluhkan Cuaca Panas Menyengat, Ini Penyebabnya

Katanya:
”Pada 40 derajat, jangan Anda langsung minum air es! Pembuluh darah mikro bisa meledak. Seorang temannya, dari terkena terik matahari masuk ke rumah, mencuci kaki dengan air dingin. Pandangan mata jadi kabur, dia pun pingsan.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar