Keberhasilan Maulid Nabi Bukan dari Jumlah Peserta, Wagub Singgung Rizieq?

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 18 November 2020 | 15:22 WIB
Keberhasilan Maulid Nabi Bukan dari Jumlah Peserta, Wagub Singgung Rizieq?
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Peringatan Maulid Nabi yang dihadiri Imam Besar FPI Rizieq Shihab kerap dipenuhi oleh banyak orang. Hal ini menimbulkan polemik karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menganggap tolak ukur keberhasilan acara maulid nabi bukan dari jumlah pesertanya. Berapa pun jumlah jamaah yang hadir, tidak mengurangi unsur penting acara itu.

"Keberhasilan melaksanakan maulid enggak diukur dari banyaknya peserta yang hadir tapi diukur sejauh mana peserta bisa meneladani Rasulullah," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/11/2020).

Menurut Riza, maulid nabi pun bahkan bisa disesuaikan di situasi pandemi Covid-19 saat ini. Di antaranya seperti menggelar acaranya secara virtual atau daring dan tak harus tatap muka karena ada potensi penularan virus corona.

"Maulid enggak harus dilakukan sebanyak-banyaknya, bisa dilakukan virtual enggak mengurang arti dan makna," jelasnya.

Riza menyebut maulid nabi adalah momen yang seharusnya memberikan pelajaran mengenai kehidupan Rasulullah. Mulai dari kebersihan, pola hidup sehat, menjauhi hal yang buruk, dan sebagainya yang juga bisa diterapkan di situasi pandemi sekarang ini.

"Jadi Rasulullah itu harus di teladani di masa pandemi ini kita meneladani Rasulullah dengan hidup bersih dan hidup sehat dan hati juga harus bersih tidak boleh berprasangka," kata Riza.

Riza pernah menghadiri maulid nabi di Tebet, Jakarta Selatan yang dihadiri Rizieq dan membuat kerumunan. Namun yang paling disorot adalah pada 14 November lalu di Petemburan, Jakarta Pusat karena massanya jauh lebih besar.

Ia lantas menganggap dua acara itu menjadi pelajaran bagi pihaknya. Terlebih lagi gelaran itu berbuntut panjang hingga pencopotan dua Kapolda serta pemanggilan Gubernur Anies Baswedan.

"Mudah-mudahan peristiwa kemarin memberi pelajaran bagi kita semua bahwa kegiatan-kegiatan (seperti) maulid enggak harus dilakukan sebanyak-banyaknya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan! Habib Rizieq Ancam Penggal Kepala Penghina Islam dan Ulama

Mengerikan! Habib Rizieq Ancam Penggal Kepala Penghina Islam dan Ulama

Banten | Rabu, 18 November 2020 | 15:15 WIB

Magnet Politik Habib Rizieq Tak Bisa Disepelekan, Massanya Tambah Banyak

Magnet Politik Habib Rizieq Tak Bisa Disepelekan, Massanya Tambah Banyak

Jabar | Rabu, 18 November 2020 | 15:14 WIB

Tak Gentar Hadapi Rizieq Cs, Rumah Nikita Mirzani Panen Karangan Bunga

Tak Gentar Hadapi Rizieq Cs, Rumah Nikita Mirzani Panen Karangan Bunga

Kalbar | Rabu, 18 November 2020 | 15:08 WIB

Video Habib Rizieq soal Penggal Kepala Penghina Ulama, Begini Lengkapnya

Video Habib Rizieq soal Penggal Kepala Penghina Ulama, Begini Lengkapnya

News | Rabu, 18 November 2020 | 15:16 WIB

INFOGRAFIS: Selain 3 M. Putus Rantai Penularan Covid-19 dengan 3T!

INFOGRAFIS: Selain 3 M. Putus Rantai Penularan Covid-19 dengan 3T!

Infografis | Rabu, 18 November 2020 | 15:15 WIB

Terkini

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB