Gibran Siap Ditegur Soal Kerumunan, PKS: Ayo Penegak Hukum Tindaklanjuti

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 19 November 2020 | 09:21 WIB
Gibran Siap Ditegur Soal Kerumunan, PKS: Ayo Penegak Hukum Tindaklanjuti
Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (tengah) menyapa pendukungnya saat menuju kantor KPU Solo untuk melakukan pendaftaran Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) 2020 di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2020). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

Suara.com - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi sikap calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang bersedia diperiksa dan mendapat hukuman apabila dirinya salah.

Sebelumnya, pernyataan Gibran itu seiring dengan permintaan Front Pembela Islam (FPI) agar putra Presiden Joko Widodo ikut diperiksa lantaran dinilai menciptakan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 saat mendaftar Pilkada di Solo.

Melihat ketersediaan Gibran untuk diperiksa, Mardani meminta agar penegak hukum maupun Bawaslu dapat menindaklanjuti pernyataan Gibran tersebut dengan melakukan pemeriksaan.

"Saya apresiasi kesediaan Gibran diperiksa. Ayo penegak hukum dan Bawaslu untuk menindaklanjuti," kata Mardani saat dihubungi, Kamis (19/11/2020).

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, anak Presiden Joko Widodo terang-terangan meminta pengacara Habib Rizieq menegurnya kalau memang salah saat mendaftar ke KPU setempat beberapa waktu lalu.

Gibran disebut-sebut oleh pengacara Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, juga menyebabkan kerumunan saat mendaftar sebagai calon Wali Kota Solo beberapa waktu lalu.

"Kalau ada sesuatu yang salah monggo langsung ditegur, saya siap ditegur dan mendapatkan hukuman," kata Gibran menanggapi Aziz Yanuar, seperti dikutip dari SuaraJateng, Rabu (18/11/2020).

Gibran memaparkan, dalam kegiatannya termasuk pendaftaran lalu selalu didampingi oleh Bawaslu Solo.

Kata dia, saat pendaftaran tersebut, massa yang mengantarnya dari DPC PDI Perjuangan Solo sudah sesuai aturan.

baca juga

"Massa kemarin juga sudah di bawah 50 orang," katanya.

Sebelumnya, sentilan Aziz Yanuar itu dilempar menyusul kasus yang menerpa kliennya terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Jakarta saat kedatangan Habib Rizieq, mulai dari kerumunan di bandara, kemudian acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anak Rizieq.

Rentetan acara itu menyebabkan kerumunan parah di Tangerang, Bogor dan Jakarta. Kasus tersebut kini diselidiki kepolisian. Namun Aziz membandingkan kasus Rizieq tersebut dengan kerumunan massa pendukung Gibran.

"Berkali-kali bahwa kita taat dengan hukum dan kita juga tidak minta diistimewakan, akan tetapi kita minta keadilan. Kita minta juga diproses yang sebelum-sebelumnya antara lain kerumunan, tidak jaga jarak, tidak menggunakan masker yang terjadi di Solo waktu pengantaran Gibran sebagai calon Wali Kota di Solo," ujarnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ustaz Dasad Latif yang Viral Bubarkan Kerumunan Jamaah

Profil Ustaz Dasad Latif yang Viral Bubarkan Kerumunan Jamaah

News | Rabu, 18 November 2020 | 22:42 WIB

Buntut Pelanggaran Prokes Sejumlah Tokoh, Dokter Tirta Beri Pesan Menohok

Buntut Pelanggaran Prokes Sejumlah Tokoh, Dokter Tirta Beri Pesan Menohok

Riau | Rabu, 18 November 2020 | 17:26 WIB

Diminta Sikapi Masalah Rizieq, Menag: Kami Cukup Keras Ingatkan soal Akhlak

Diminta Sikapi Masalah Rizieq, Menag: Kami Cukup Keras Ingatkan soal Akhlak

News | Rabu, 18 November 2020 | 17:04 WIB

Disentil FPI, Gibran Anak Jokowi: "Monggo Ditegur, Saya Siap Dapat Hukuman"

Disentil FPI, Gibran Anak Jokowi: "Monggo Ditegur, Saya Siap Dapat Hukuman"

Jatim | Rabu, 18 November 2020 | 16:49 WIB

Langgar Protokol, Klaster Kerumunan Acara Rizieq Bisa Muncul 2 Pekan Lagi

Langgar Protokol, Klaster Kerumunan Acara Rizieq Bisa Muncul 2 Pekan Lagi

Jakarta | Rabu, 18 November 2020 | 16:41 WIB

Fadli Zon: Mana Berani Polisi Tindak Gibran Langgar Protokol Kesehatan?

Fadli Zon: Mana Berani Polisi Tindak Gibran Langgar Protokol Kesehatan?

News | Rabu, 18 November 2020 | 17:04 WIB

Mencak-mencak Minta PSBB Dicabut, Wagub Riza Santai Gubris Ucapan dr Tirta

Mencak-mencak Minta PSBB Dicabut, Wagub Riza Santai Gubris Ucapan dr Tirta

News | Rabu, 18 November 2020 | 16:07 WIB

Terkini

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×