Array

Korea Utara Kecam PBB karena Program Luar Angkasanya Dianggap Bahaya

Jum'at, 20 November 2020 | 13:06 WIB
Korea Utara Kecam PBB karena Program Luar Angkasanya Dianggap Bahaya
Ilustrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Shutterstock)

Suara.com - Duta Besar Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengkritik Dewan Keamanan PBB dan menyebutnya sebagai lembaga tidak demokratis karena menyebut program luar angkasanya sebagai ancaman.

Menyadur Yonhap Jumat (20/11) Kim Song, kepala misi Korea Utara untuk PBB menyampaikannya dalam rapat pleno sidang Majelis Umum awal pekan ini.

Ia menekankan pentingnya reformasi dalam badan PBB untuk representasi yang lebih baik dari negara-negara anggotanya.

"Hingga kini, bahkan setelah 75 tahun PBB berdiri, Dewan Keamanan tidak melepaskan diri dari stigma lembaga yang tidak demokratis tanpa ketidakberpihakan," katanya seperti yang diposting di situs kementerian luar negeri Korea Utara.

Utusan itu mengecam PBB karena mengutuk program luar angkasa Kore Utara sebagai "ancaman perdamaian internasional".

Ilustrasi markas besar PBB (Shutterstock)

"Seperti diketahui, invasi bersenjata ilegal dan serangan udara terhadap negara-negara berdaulat yang mengakibatkan pembunuhan warga sipil tidak perlu dipertanyakan lagi," unkapnya.

"Sedangkan tindakan pertahanan diri yang benar untuk menjaga kedaulatan dan bahkan eksplorasi luar angkasa untuk tujuan damai diberi label dan dikutuk sebagai ancaman bagi perdamaian internasional."

Selanjutnya, Kim Song menyerang Jepang dan menyebutnya sebagai "negara penjahat perang" karena menimbulkan kemalangan dan penderitaan yang tak terukur.

"(Jepang) menyerang banyak negara Asia, termasuk Korea dan memprovokasi Perang Pasifik pada abad terakhir," ujarnya.

Baca Juga: Korea Utara Diduga Latih Lumba-Lumba sebagai Hewan Militer

"Negara seperti itu sedang mencari keanggotaan permanen Dewan Keamanan yang tanggung jawab utamanya adalah menjaga perdamaian dan keamanan internasional."

"Itu tidak lebih dari ejekan dan penghinaan terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa," tambahnya.

Untuk diketahui sejumlah negara macam Jepang, Brasil, Jerman, dan India telah mendorong untuk mendapatkan kursi permanen di Dewan Keamanan PBB, selain Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI