Seorang Pria di Brasil Tewas setelah Dikeroyok Satpam, Picu Aksi Protes

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 22 November 2020 | 11:49 WIB
Seorang Pria di Brasil Tewas setelah Dikeroyok Satpam, Picu Aksi Protes
Mural raksasa Black Lives Matter di Brooklyn,New York. foto sebagai ilustrasi. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)

Suara.com - Seorang pria keturunan Afro meninggal setelah dikeroyok satpam sebuah supermarket di Brasil yang kemudian memicu aksi protes menuntut keadilan dan kembali menggaungkan Black Lives Matter.

Menyadur Sky News, Minggu (22/11/2020) Joao Alberto Silveira Freitas, menjadi korban pengeroyokan petugas keamanan Carrefour di Sao Paolo, Brasil.

Ayah empat anak tersebut dimakamkan dengan kaus putih di peti mati yang dibalut dengan bendera tim sepak bola favoritnya di kota Porto Alegre.

"Saya hanya ingin keadilan," kata rekannya, Milena Borges Alves, kepada Globo News.

"Itu saja. Saya hanya ingin mereka membayar apa yang mereka lakukan padanya." tegas Milena dengan nada tinggi.

Pada hari Jumat, para demonstran menulis "Black Lives Matter" di trotoar sepanjang jalan Paulista, salah satu yang paling terkenal di Sao Paulo.

Aksi corat-coret tersebut merupakan salah satu dari serangkaian aksi protes di seluruh Brasil, banyak dari mereka yang melakukan demonstrasi di cabang jaringan supermarket Carrefour.

Polisi militer menggunakan semprotan merica untuk membubarkan massa di luar supermarket di timur laut kota Recife.

Aksi protes tersebut dipicu oleh sebuah video yang beredar luas yang menunjukkan seorang penjaga menahan Freitas sedangkan yang lain memukulnya.

baca juga

Video lain menunjukkan seorang petugas keamanan berlutut di punggung Freitas di tempat parkir mobil yang terletak di Porto Alegre pada hari Kamis.

Atas perbuatannya, kedua petugas keamanan tersebut telah ditahan dan menghadapi kemungkinan tuduhan pembunuhan, menurut otoritas polisi.

CEO grup supermarket Carrefour yang berbasis di Prancis, Alexandre Bompard, bercuit di akun Twitter akan berjanji untuk mengambil langkah serius untuk menindak lanjuti kasus tersebut.

"Nilai-nilai saya dan nilai-nilai Carrefour tidak sesuai dengan rasisme dan kekerasan," katanya.

Carrefour sebelumnya mengatakan akan mengakhiri kontraknya dengan perusahaan keamanan tempat dimana kedua petugas berasal dan memecat manajer toko yang sedang bertugas.

Jumlah keturunan Afro dan ras campuran di Brasil sekitar 57% dari populasi, dan 74% diantara mereka menjadi korban kekerasan mematikan, menurut Forum Brasil tentang Keamanan Publik, sebuah organisasi nonpemerintah. Persentasenya bahkan lebih tinggi, 79%, bagi mereka yang dibunuh oleh polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Brasil Heboh Diguncang Kabar Tim Sepakbola Putrinya Kalah 29-0

Negara Brasil Heboh Diguncang Kabar Tim Sepakbola Putrinya Kalah 29-0

Jatim | Jum'at, 20 November 2020 | 16:32 WIB

Akun Paus Fransiskus Like Foto Seksinya, Natalia Garibotto: Aku Masuk Surga

Akun Paus Fransiskus Like Foto Seksinya, Natalia Garibotto: Aku Masuk Surga

Jogja | Jum'at, 20 November 2020 | 11:10 WIB

Injak Kaki, Ini Detik-detik Tekel Horor Cavani yang Bikin Lawan Cedera

Injak Kaki, Ini Detik-detik Tekel Horor Cavani yang Bikin Lawan Cedera

Bola | Rabu, 18 November 2020 | 19:09 WIB

Terkini

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×