Sandiaga Uno Diusul Jadi Menteri KKP: Tak Perlu Korupsi buat Beli Hermes

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 30 November 2020 | 15:32 WIB
Sandiaga Uno Diusul Jadi Menteri KKP: Tak Perlu Korupsi buat Beli Hermes
Sandiaga Uno (kanan) saat melakukan jumpa pers penutupan Piala Presiden Esports 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Minggu (2/2/2020). [Dok. PPE 2020]

Suara.com - Sosok Sandiaga Uno digadang-gadang menjadi kandidat paling pas untuk menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pasalnya, Sandiaga yang dikenal sebagai seorang pengusaha sekalius Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sudah memiliki kekayaan yang melimpah, sehingga diyakini tak akan melakukan korupsi.

Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV pada Jumat (27/11/2020) mengatakan, nama Sandiaga Uno memiliki potensi besar terpilih sebagai Menteri KKP dibandingkan Fadli Zon yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

"Saya berani sebut nama Sandiaga Uno, karena Sandiaga orang sudah terlanjur amat sangat raya. Bahkan, dia salah satu konglomerat di Indonesia," kata Qodari seperti dikutip Suara.com, Senin (30/11/2020).

Kekayaan yang dimiliki oleh Sandiaga tersebut membuat publik tak perlu khawatir Sandiaga akan melakukan korupsi saat menjabat sebagai Menteri KKP.

Bahkan, Qodari juga sempat berkelakar membandingkan kekayaan Sandiaga dengan bajak laut.

"Dia enggak perlu korupsi untuk beli barang mewah di Hawaii. Sehingga amanlah kira-kira," ungkapnya.

Selain faktor kekayaan, Qodari mengingatkan posisi Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra yang kini telah masuk dalam pemerintahan Jokowi.

Menurutnya, terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Menteri KKP menjadi langkah baik untuk mempererat hubungan koalisi dengan Partai Gerindra.

baca juga

"Kalau Sandiaga masuk ke kabinet, maka pesan rekonsiliasi politik akan semakin kuat bagi pemerintahan pak Jokowi," tuturnya.

Selain itu, Qodari juga mengungkap kedekatan Sandiaga Uno dengan eks Menteri KKP sebelumnya Susi Pudjiastuti. Kedekatan keduanya akan menjadi nilai tambah tersendiri.

"Jadi, enggak ada bu Susi, Sandi pun jadi," tukasnya.

Edhy Prabowo Mundur

Edhy Prabowo ditangkap oleh penyidik KPK terkait kasus suap perizinan ekspor benih lobster atau benur. Dalam waktu 1x24 jam pascapenangkapan, KPK langsung menetapkan Edhy sebagai tersangka.

Di hadapan publik, Edhy Prabowo menyampaikan permohonan maafnya.

Ia juga menegaskan akan mundur dari jabatannya sebagai Menteri KKP dan keanggotaan serta jabatan struktural Wakil ketua Umum Partai Gerindra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Saidi Murka pada Prabowo: Politik Bukan Bakat Dia

Ridwan Saidi Murka pada Prabowo: Politik Bukan Bakat Dia

Sumsel | Senin, 30 November 2020 | 14:28 WIB

Murka ke Prabowo, Ridwan Saidi: Stok Maaf untuk Anda Sudah Habis

Murka ke Prabowo, Ridwan Saidi: Stok Maaf untuk Anda Sudah Habis

News | Senin, 30 November 2020 | 13:54 WIB

Diberitakan Media Mesir, Sandiaga Uno Minta Publik Tidak Salfok ke Foto Ini

Diberitakan Media Mesir, Sandiaga Uno Minta Publik Tidak Salfok ke Foto Ini

News | Senin, 30 November 2020 | 12:48 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×