Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 16:28 WIB
Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Sikap Wali Kota Bogor Bima Arya yang dinilai terlalu ikut campur dalam permasalahan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menuai kecaman dari berbagai kalangan.

Bima Arya selaku orang nomor satu di Kota Bogor tersebut dirasa terlalu banyak mengintervensi tim medis independen yang menangani Habib Rizieq.

Mengetahui kabar akan hal ini, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon ikut memberikan komentar.

Fadli Zon menuding Bima Arya sedang mencari perhatian untuk mendapatkan peluang politik di balik polemik tes swab Habib Rizieq.

Fadli Zon sindir Bima arya caper (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon sindir Bima arya caper (Twitter/fadlizon)

Sindiran tersebut disampaikan olehnya lewat jejaring Twitter @fadlizon, Senin (30/11/2020).

"Walkot Bogor @bimaaryas mungkin sedang cari perhatian mencari pelang politik," ujar Fadli Zon.

Kicauan Fadli Zon direspons oleh Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.

Lewat jejaring Twitter pribadinya, Yunarto Wijaya melempar balasan menohok untuk Fadli Zon.

Yunarto Wijaya memang tidak secara lugas mengungkit kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Eks Menteri KKP Edhy Prabowo.

Hanya saja, publik menduga kuat maksud Yunarto Wijaya merujuk pada kasus tersebut lantaran belum lama ini Eks Menteri KKP sekaligus Eks Kader Partai Gerindra Ehdy Prabowo ditangkap KPK karena kasus ekspor benih lobster.

"Gpp lah daripada nyari uang haram lewat kebijakan ekspor," tukas Yunarto Wijaya menimpali Fadli Zon.

Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok (Twitter/Yunartowijaya).
Fadli Zon Sindir Bima Arya, Yunarto Wijaya Beri Balasan Menohok (Twitter/Yunartowijaya).

Bima Arya Desak RS UMMI Bogor Lakukan Tes Covid-19 ke Habib Rizieq

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pihak RS UMMI Bogor untuk segera melakukan tes swab Covid-19 kepada pentolan FPI Habib Rizieq Shihab. Imam Besar FPI itu tengah dirawat di rumah sakit meski tanpa gejala corona.

Bima mengatakan tes swab diperlukan karena Rizieq banyak melakukan kontak dengan banyak orang. Terlebih ditemukan kasus positif covid usai cara kerumunan di Petamburan.

"Saya sudah meminta agar Habib Rizieq segara di swab. Walaupun tanpa gejala tapi beliau kan interaksi cipika cipiki dengan banyak orang. Dan sudah banyak yang positif," kata Bima kepada Suara.com, Kamis (26/11/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bima Arya Akan Cabut Laporan soal RS Ummi Bogor, Polisi: Tidak Bisa!

Bima Arya Akan Cabut Laporan soal RS Ummi Bogor, Polisi: Tidak Bisa!

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 15:55 WIB

Rahasia Tes Swab Rizieq Dibongkar Mahfud MD, MER-C: Kami Tak Punya Lab

Rahasia Tes Swab Rizieq Dibongkar Mahfud MD, MER-C: Kami Tak Punya Lab

Jabar | Senin, 30 November 2020 | 15:52 WIB

Viral Video Polisi Disoraki karena Bubarkan Haul Syekh Abdul Qadir

Viral Video Polisi Disoraki karena Bubarkan Haul Syekh Abdul Qadir

News | Senin, 30 November 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB