Hebohnya Evakuasi Pria Obesitas Bobot 300 Kg, Libatkan 50 Petugas

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 02 Desember 2020 | 16:50 WIB
Hebohnya Evakuasi Pria Obesitas Bobot 300 Kg, Libatkan 50 Petugas
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria obesitas berbobot 300 kg terkunci selama berbulan-bulan di lantai dua apartemennya di kawasan Perpignan, Perancis. Menyadur The Sun Rabu (02/12), pria ini tak bisa bergerak sejengkal pun dari tempat tidurnya.

Menurut pengacaranya, Maitre Jean Codognes, kaki pria bernama Alain Panabiere ini diduga patah sehingga ia tak bisa bangun dari tempat tidur.

Semakin hari, kondisinya semakin buruk hingga pada akhir Oktober Maitre meminta penyelamatan darurat kepada Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin.

Pria 53 tahun ini harus dievakuasi keluar dari apartemennya yang berlantai dua. Prosesnya cukup berat karena melibatkan sekitar 50 petugas gabungan, beberapa alat berat hingga harus menghancurkan tembok.

Pemadam kebakaran khawatir bangunan apartemen tidak cukup kuat menahan beban saat proses evakuasi, sehingga lantai bawah diberi penyangga ekstra berupa tiang besi.

Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Setelah memastikan bangunan aman, petugas kemudian menghancurkan tembok kamar Alain yang nantinya digunakan untuk akses evakuasi. Agar semuanya selamat, tetangga sekitar apartemen lebih dulu dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

Setelah tembok hancur, petugas medis masuk menggunakan crane yang dioperasikan dari jalan sempit di luar apartemen. Mereka langsung menyuntikkan infus ke tubuh Alain.

Setelah itu, Alain dipindahkan secara hati-hati ke kotak logam yang dirancang khusus untuk evakuasi ini, sehingga ia bisa diturunkan dengan bantuan alat berat berbobot 1 ton.

"Ketika Anda membuat seseorang bergerak kembali setelah lama tak bergerak, ada risiko dekompensasi jantung [gagal jantung] dan trombosis vena," kata Antoine Avignon, kepala endokrinologi, diabetes dan nutrisi dan rumah sakit Montpellier.

baca juga

"Anda menghidupkan kembali sistem kardiovaskular yang telah lama beristirahat," tambahnya.

Panabiere akan dirawat di kota Montpellier sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi dalam waktu beberapa minggu, kata Avignon.

"Kami beradaptasi dengan semua jenis situasi. Kami telah melakukan intervensi untuk mengangkat orang tetapi tidak pernah sebesar ini dan dalam kondisi ini," kata Didier Hugon, bos perusahaan crane, kepada L'Independant.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boikot Produk Perancis, Sekelompok Pria Ini Buang Ribuan Botol Air Mineral

Boikot Produk Perancis, Sekelompok Pria Ini Buang Ribuan Botol Air Mineral

Jogja | Rabu, 04 November 2020 | 19:05 WIB

Produk Perancis di Indonesia Apa Saja?

Produk Perancis di Indonesia Apa Saja?

News | Selasa, 03 November 2020 | 10:33 WIB

Perusahaan Farmasi Perancis Siapkan Vaksin Covid-19 Tahun Depan, RI Minat?

Perusahaan Farmasi Perancis Siapkan Vaksin Covid-19 Tahun Depan, RI Minat?

Banten | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:48 WIB

×