alexametrics

Usai Pendukung Usir dan Caci Polisi, Rizieq Akhirnya Terima Surat Panggilan

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Usai Pendukung Usir dan Caci Polisi, Rizieq Akhirnya Terima Surat Panggilan
Pentolan FPI Habib Rizieq Shihab. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc & Youtube Front TV

"Dengan tegas kami menyampaikan kepada mereka kita sebagai petugas kepolisian memunyai tugas, punya dasar hukum..."

Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan bahwa penyidik telah memberikan surat panggilan pemeriksaan kedua kepada Rizieq Shihab. Surat tersebut diterima perwakilan keluarga Rizieq, setelah sebelumnya sempat terjadi penolakan.

"Sudah diterima ustaz Eko," kata Yusri saat dihubungi, Rabu (2/12/2020).

Menurut Yusri, simpatisan Rizieq awalnya sempat menghalang-halangi penyidik ketika hendak memberikan surat panggilan. Namun, setelah dilakukan upaya dialogis akhirnya mereka mempersilakan penyidik untuk bertemu perwakilan keluarga Rizieq.

"Dengan tegas kami menyampaikan kepada mereka kita sebagai petugas kepolisian memunyai tugas, punya dasar hukum, semua kalau memang menghalangi kita (tindak tegas). Akhirnya mereka menyadari dan menerima," ujar Yusri.

Baca Juga: Reaktif Covid-19, Eks Kepala KUA Tanah Abang Batal Diperiksa Penyidik Polda

Yusri mengklaim tak ada kericuhan dalam peristiwa tersebut. Kekinian, penyidik juga telah kembali usai menyerahkan surat panggilan tersebut.

"Sudah, sudah kembali cuma antar (surat panggilan) aja," katanya.

Usir dan Caci Maki Polisi

Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi di Petamburan ketika polisi melayangkan surat panggilan kedua kepada Rizieq dan menantunya terkait kasus kerumunan pernikahan putrinya beberapa waktu lalu.

Saat terjadi kericuhan, massa diduga pendukung Rizieq sempat mengusir dan melayangkan kata-kata kasar ke polisi. Sejumlah awak media yang meliput bahkan mendapat intimidasi.

Baca Juga: Wadirkrimum Polda Turun Tangan, Rizieq Bakal Dijemput Paksa dari Rumah?

Awalnya, perwakilan Laskar FPI meminta polisi meninggalkan lokasi sementara waktu sambil menunggu konfirmasi dari pihak pengacara. Situasi di lokasi massa terus menyemut. 

Komentar