Mabuk, Seorang Supir Sengaja Tabrak Kerumunan Hantam Bayi Usia 9 Minggu

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 19:53 WIB
Mabuk, Seorang Supir Sengaja Tabrak Kerumunan Hantam Bayi Usia 9 Minggu
Kondisi jalanan di Kota Trier, Jerman, setelah terjadi insiden mengerikan.[Twitter]

Suara.com - Seorang pria yang diduga dalam keadaan mabuk dan mengalami gangguan mental menabrak kerumunan di kota Trier, Jerman dan menghantam bayi berusia 9 minggu hingga tewas.

Menyadur Sky News, Rabu (2/12/2020) insiden mengerikan tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 waktu setempat pada hari Selasa (1/12) di area pejalan kaki di kota Trier, sekitar 193 km dari Frankfurt.

Kepolisian Jerman mengatakan 15 orang terluka akibat insiden tersebut dan beberapa orang digambarkan mengalami luka parah.

Menteri dalam negeri negara bagian mengatakan bahwa pengemudi tersebut tampaknya sengaja menabrak orang-orang dengan berjalan zig-zag di seberang jalan sekitar 900m.

Pengemudi berusia 51 tahun, yang diidentifikasikan lahir di Trier, ditangkap dan sebuah mobil Land Rover warna perak disita.

Polisi mengatakan saat ini tidak ada bukti motif politik atau agama atas kejadian tersebut, namun jaksa penuntut mengatakan tersangka mabuk dan mungkin menderita penyakit mental.

Diantara korban kecelekaan tersebut adalah seorang bayi berusia sembilan setengah minggu. Ayah bayi tersebut yang berusia (45) juga tewas, begitu pula tiga wanita berusia 25, 52 dan 73 tahun juga ikut jadi korban, semuanya dari Trier.

Dari mereka yang terluka, empat orang dikatakan berada dalam kondisi yang mengancam jiwa, sementara lima lainnya terluka parah dan enam menderita luka yang tidak terlalu parah, kata menteri dalam negeri negara bagian Roger Lewentz.

"Kami menangkap seorang pengemudi yang mengamuk di kota. Saya baru saja berjalan melewati pusat kota dan itu sangat mengerikan. Ada seorang pelatih tergeletak di tanah, dan gadis sudah meninggal." ujar walikota kota Leibe kepada SWR.

Walikota, yang meneteskan air mata saat berbicara tentang tempat kejadian, menambahkan: "Saya tidak dapat memahami bagaimana seseorang mendapatkan ide untuk berkendara melalui pusat kota dengan SUV untuk membunuh orang.

"Membunuh orang - seorang bayi, sembilan minggu, seorang wanita berusia 72 tahun; apa yang dilakukan orang-orang ini? Mereka hanya ingin pergi ke kota, berbelanja, dan sekarang mereka mati." sambungnya.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Trierischer Volksfreund bahwa mobil itu melaju dari gerbang Porta Nigra ke sepanjang jalan perbelanjaan menuju pasar utama dan kemudian ke Fleischstrasse, di mana mobil itu menabrak beberapa pejalan kaki.

Seorang pemilik toko di tempat kejadian mengatakan bahwa ia melihat kereta dorong bayi terbang, sebelum orang yang lewat membanjiri tokonya mencoba melarikan diri.

Polisi berhasil menghentikan mobil di dekat Christophstrasse, kata saksi itu.

Jaksa Peter Fritzen mengatakan tersangka tidak memiliki alamat tetap dan baru-baru ini tinggal di mobilnya yang dipinjam dari seorang teman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Sengaja Tabrak Pejalan Kaki di Trotoar, 5 Tewas Termasuk Bayi 9 Bulan

Mobil Sengaja Tabrak Pejalan Kaki di Trotoar, 5 Tewas Termasuk Bayi 9 Bulan

Jatim | Rabu, 02 Desember 2020 | 12:12 WIB

Bikin Geger Warga, Patung Penis Raksasa di Pegunungan Ini Mendadak Hilang

Bikin Geger Warga, Patung Penis Raksasa di Pegunungan Ini Mendadak Hilang

Lifestyle | Rabu, 02 Desember 2020 | 11:33 WIB

Brakkk! Mobil Tabrak Kerumunan Warga di Trotoar, 5 Tewas Termasuk Bayi

Brakkk! Mobil Tabrak Kerumunan Warga di Trotoar, 5 Tewas Termasuk Bayi

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:38 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB