Sholeh Alhamid Beri Pesan dari Papua: Lebih Baik Saling Memaafkan

Reza Gunadha | Dwi Atika Nurjanah | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:24 WIB
Sholeh Alhamid Beri Pesan dari Papua: Lebih Baik Saling Memaafkan
Pernyataan Sikap Habib Sholeh Alhamid dari Papua

Suara.com - Habib Sholeh Alhamid yang saat ini berada di Papua, menyampaikan pesan kepada pemerintah dan pihak Habib Rizieq, lebih baik saling memaafkan. Dia turut mengatakan bahwa di Papua tidak ada yang mengetahui apa itu Habib.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam video unggahan kanal YouTube Kang Anom Chanel berjudul "Pernyataan Sikap Habib Sholeh Alhamid dari Papua" pada Selasa (24/11/2020).

Dia menjelaskan, peristiwa yang berkaitan dengan tokoh agama di Jakarta dikhawatirkan dapat memberikan dampak buruk serta konflik ke warga Indonesia Timur, khususnya Papua. Terlebih lagi, menurut Sholeh Alhamid watak-watak orang Maluku begitu sensitif dalam isu SARA, sehingga dapat memunculkan konflik baru.

Hal inilah yang membuat Sholeh Alhamid memberikan pesan imbauan kepada TNI, Polisi, dan pemerintah, agar permasalahan terkait kasus Habib Rizieq Shihab segera diselesaikan. Dia khawatir, perdebatan ini akan menimbulkan konflik di seluruh Indonesia.

"Kemudian saya melihat di Jakarta saat ini beberapa saat lagi yang saya analisa bahwa akan terjadi pertumpahan darah di Republik Indonesia ini," tutur Sholeh Alhamid

"Pertumpahan darah itu berkaitan dengan isu sara golongan dan lain-lain," tambahnya.

Sholeh Alhamid mengaku belum pernah bertemu dengan Habib Rizieq Shihab. Dia hanya mengagumi sosok dari Pemimpin FPI ini. Hal ini juga yang membuat Sholeh Alhamid tak mau apabila sejarah mencatat sosok Habib yang membuat kacau balau negeri ini.

"Untuk itu ke persoalan kecil-kecil seperti ini, seandainya Habib Rizieq dia salah ngomong dan menyakitkan hati bapak tentara, bapak polisi, mohon saya memohon maaf, saya yang memohon maaf, dia manusia biasa," pinta Sholeh Alhamid.

Sholeh Alhamid juga menyinggung soal Presiden Jokowi yang tidak akan memberikan perintah untuk menyakiti Habib Rizieq Shihab.

"Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tidak mungkin memberikan perintah kepada Kapolri dan Panglima untuk menyakiti Habib Rizieq, tidak mungkin, yakin seratus persen, tidak mungkin," ujarnya.

Di akhir video itu, Sholeh Alhamid berharap agar di akhir tahun ini tidak ada lagi konflik bermunculan dan masyarakat Indonesia tetap menjalankan tali silahturahmi dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Soal Ancaman Penggal HRS: Ditemui Satu Laskar Juga Terkencing-kencing

FPI Soal Ancaman Penggal HRS: Ditemui Satu Laskar Juga Terkencing-kencing

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:44 WIB

Viral Pria Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, FPI: Cari Sensasi

Viral Pria Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, FPI: Cari Sensasi

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:42 WIB

Momen Rocky Gerung Sebut Ukhuwah Youtubiyah Disambut Tawa Peserta Reuni 212

Momen Rocky Gerung Sebut Ukhuwah Youtubiyah Disambut Tawa Peserta Reuni 212

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:39 WIB

Lewat Video, Pria Ini Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq

Lewat Video, Pria Ini Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq

Kalbar | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:28 WIB

Dialog Bareng Habib Rizieq, PA 212 Riau: Jadi Lebih Ngerti Revolusi Akhlak

Dialog Bareng Habib Rizieq, PA 212 Riau: Jadi Lebih Ngerti Revolusi Akhlak

Riau | Kamis, 03 Desember 2020 | 10:22 WIB

Pengancam Penggal Kepala Habib Rizieq: FPI Gayanya Radikal dan Preman

Pengancam Penggal Kepala Habib Rizieq: FPI Gayanya Radikal dan Preman

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 09:31 WIB

Terkini

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB