Mahfud MD: Dana Pembangunan Papua Banyak Tapi Dikorupsi Elite Setempat

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 03 Desember 2020 | 19:18 WIB
Mahfud MD: Dana Pembangunan Papua Banyak Tapi Dikorupsi Elite Setempat
Mahfud MD saat memberikan keterangan di Channel Youtube Sekretariat Presiden (Youtube)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengatakan, pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan untuk untuk kesejahteraan rakyat Papua.

Tapi, mengetahui anggaran untuk Papua dikorupsi oleh elite setempat, Mahfud meyakini pemerintah akan mengatur ulang penggunaan anggaran yang efektif.

Mahfud menjelaskan, proyek pembangunan di Papua yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada periode kedua menggunakan pendekatan kesejahteraan.

Bahkan, kata dia, pemerintah telah menyiapkan keputusan presiden (Keppres) terkait penyaluran anggaran khusus untuk Papua. 

"Kita pertama, sudah menyiapkan keppres yang sedang dipelajari agar pembangunan di Papua betul dirasakan rakyatnya, karena dana untuk Papua besar sekali, tetapi dikorupsi elitenya di sana," jelas Mahfud saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (3/12/2020). 

"Rakyat (jadi) tidak kebagian. Kita atur bagaimana caranya," tambahnya. 

Terkait soal pendekatan kesejahteraannya, Mahfud menyebut pemerintah tengah menyiapkan revisi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang pembesaran jumlah dana otonomi khusus dan pemekaran.

Mahfud menyebut dana otsus nantinya akan naik menjadi 2,25 persen. Untuk pemekaran sendiri, nantinya Pemerintah Papua akan memilliki lebih banyak kesempatan untuk mengurusnya. 

"Tujuan semua kesejahteraan bagi orang asli Papua (OAP)."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benny Wenda Deklarasi West Papua Via Twitter, Mahfud: Ngapain Mesti Ribut?

Benny Wenda Deklarasi West Papua Via Twitter, Mahfud: Ngapain Mesti Ribut?

Jabar | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:42 WIB

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Jangan Panik Lalu Belanja Gila-gilaan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Jangan Panik Lalu Belanja Gila-gilaan

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:22 WIB

MPR Minta Menlu Retno Panggil Dubes Inggris Soal Benny Wenda

MPR Minta Menlu Retno Panggil Dubes Inggris Soal Benny Wenda

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:01 WIB

Geruduk Rumah Mahfud MD, Hendropriyono Beri Peringatan ke Pendukung Rizieq

Geruduk Rumah Mahfud MD, Hendropriyono Beri Peringatan ke Pendukung Rizieq

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:47 WIB

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak, Papua Penyumbang Kasus Tertinggi

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak, Papua Penyumbang Kasus Tertinggi

Sulsel | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:12 WIB

Rekor Indonesia Tambah 8.369 Positif Corona Hari Ini, Papua Paling Banyak

Rekor Indonesia Tambah 8.369 Positif Corona Hari Ini, Papua Paling Banyak

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:02 WIB

Wakapolri: Ikuti Kelompok Benny Wenda yang Pisah dari NKRI, Kami Tindak!

Wakapolri: Ikuti Kelompok Benny Wenda yang Pisah dari NKRI, Kami Tindak!

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:59 WIB

Benny Wenda Bikin Ketua MPR Was-was

Benny Wenda Bikin Ketua MPR Was-was

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:39 WIB

Deklarasi Negara Republik Papua Barat, MPR: Ini Sangat Mengganggu

Deklarasi Negara Republik Papua Barat, MPR: Ini Sangat Mengganggu

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×