Laskar FPI Hadang Penyidik Temui Rizieq, Pengacara: Kami Tidak Instruksikan

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 05 Desember 2020 | 15:16 WIB
Laskar FPI Hadang Penyidik Temui Rizieq, Pengacara: Kami Tidak Instruksikan
Sejumlah penyidik dari Polda Metro Jaya menyambangi kediaman pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Jalan Petamburan III, Gang Paksi, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020). Kedatangan mereka untuk melayangkan surat panggilan kedua kepada Rizieq. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pengacara Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengklaim tidak ada instruksi kepada sejumlah laskar untuk melakukan penghadang penyidik Polda Metro Jaya saat hendak mengirimkan surat pemanggilan kedua untuk Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu. Bahkan ia mengaku sudah berupaya meminimalisir terjadinya peristiwa seperti itu.

"Mengenai penghadangan-penghadangan itu tidak ada, sepengetahuan kami tidak ada penghadangan dan instruksi tersebut," kata Aziz saat dihubungi, Sabtu (5/12/2020).

"Dan kita sudah mengusahakan di Petamburan tidak ada hal-hal seperti itu," tambahnya.

Meski begitu, penghadangan pun tetap terjadi. Aziz kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada penyidik atas penghadangan yang terjadi.

Menurutnya penghadangan tersebut didasari oleh kesalahpahaman.

Pasukan Brimob mengawal tim penyidik Polda Metro Jaya untuk memberikan surat pemanggilan kepada pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020) sore. (Suara.com/Bagaskara)
Pasukan Brimob mengawal tim penyidik Polda Metro Jaya untuk memberikan surat pemanggilan kepada pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020) sore. (Suara.com/Bagaskara)

"Saya pun sudah berkoordinasi dengan pihak penyidik meminta maaf jika ada hal-hal yang memang kemarin dirasa tidak mengenakan buat mereka, akan tetapi itu salah paham dan bukan bagian dari intruksi kami sebagai ketua hukum ataupun FPI," tuturnya.

Penyidik Dihalangi Laskar FPI

Sebelumnya sejumlah penyidik dari Polda Metro Jaya sempat dihalang-halangi masuk ke kediaman pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab ketika hendak mengantar surat panggilan kedua pada Rabu (2/12/2020). Perwakilan penyidik sempat masuk ke kediaman Rizieq, namun hanya sebentar.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya sejumlah penyidik Polda Metro yang ditemani Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan tak bisa masuk Gang menuju kediaman Rizieq. Sejumlah laskar FPI dan simpatisan menutup akses jalan masuk ke kediaman Rizieq dengan alasan harus berkoordinasi terlebih dahulu.

Sekitar 30 menit tim dari Polda Metro dan Kapolsek Tanah Abang tertahan dan menunggu diperkenankan masuk ke kediaman Rizieq. Akhirnya perwakilan laskar FPI memperkenankan aparat masuk, namun tetap dibatasi dan hanya boleh satu orang penyidik yang masuk ke kediaman Rizieq.

Salah seorang penyidik Polda Metro Kompol Fadillah masuk menuju ke dalam kediaman Rizieq. Namun terpantau dia tak lama berada di dalam, Kompol Fadillah keluar kemudian bergegas pergi mengajak penyidik lainnya meninggalkan lokasi.

Menurutnya, tadi dirinya diterima baik oleh perwakilan keluarga Rizieq. Kendati begitu, belum jelas apakah surat panggilan yang dilayangkan tersebut diterima atau tidak. Pasalnya, Fadillah mengatakan akan kembali lagi ke rumah Rizieq siang nanti.

"Kami alhamdulillah di terima dengan baik, karena beliau juga warga negara yang baik kemudian menerima kami. Karena ada satu hal nanti saya balik," kata Fadillah ditemui di lokasi.

Ia menyampaikan, pihak keluarga Rizieq akan melaksanakan ibadah salat Zuhur berjamaah, sehingga pihaknya memutuskan akan kembali usai kegiatan tersebut. Terlebih lagi, Fadillah menyebut akan melengkapi dulu berkas pemanggilan terhadap Rizieq tersebut.

"Nanti saya balik abis salat Dzuhur. (Habib Rizieq) enggak ada tadi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasopati Surabaya Tolak Kehadiran FPI dan Rizieq Shihab

Pasopati Surabaya Tolak Kehadiran FPI dan Rizieq Shihab

Jatim | Sabtu, 05 Desember 2020 | 15:02 WIB

Dear Laskar, Pesan HRS Jangan Berkerumun Bila Dirinya Diperiksa Polda Metro

Dear Laskar, Pesan HRS Jangan Berkerumun Bila Dirinya Diperiksa Polda Metro

Batam | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:48 WIB

Jelang Diperiksa Polda Metro Jaya, Ini Pesan Rizieq Shihab

Jelang Diperiksa Polda Metro Jaya, Ini Pesan Rizieq Shihab

Sulsel | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:30 WIB

Dipanggil Polda Metro Jaya, Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tak Berkerumun

Dipanggil Polda Metro Jaya, Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tak Berkerumun

Jatim | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:21 WIB

Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tidak Membuat Kerumunan

Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Tidak Membuat Kerumunan

Jabar | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB