Ketika Kadal dan Ular Tidur Bisa Menunda Proyek Gigafactory Milik Tesla

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 10 Desember 2020 | 15:50 WIB
Ketika Kadal dan Ular Tidur Bisa Menunda Proyek Gigafactory Milik Tesla
Ilustrasi ular tidur. (Pixabay/ Ian Lindsay)

Suara.com - Produsen mobil listrik asal Amerika, Tesla menunda proyek besar mereka untuk membangun gigafactory di Grunheide, Berlin karena ular dan kadal di lokasi pembangunan pabrik sedang tidur panjang alias hibernasi musim dingin.

Menyadur The Guardian Kamis (10/12), penangguhan pembukaan hutan untuk pabrik besar itu datang setelah aktivis lingkungan memenangkan keputusan pengadilan atas ancaman terhadap habitat kadal dan ular.

Tesla mendapat tentangan dari dua kelompok konservasi alam, Persatuan Konservasi Alam dan Keanekaragaman Hayati (NABU) dan Liga Hijau negara bagian Brandenburg saat membangun pabrik super besar seluas 83 hektar di lahan hutan pinus.

Pengadilan administratif di Frankfurt an der Oder mengatakan pihaknya mengeluarkan perintah sementara pada hari Senin untuk "menghentikan sementara pembukaan lahan" untuk memungkinkan pemeriksaan kasus "kemajuan pekerjaan pembukaan lahan".

"Tesla tidak bisa dan tidak boleh menempatkan dirinya di atas hukum," kata Heinz Herwig Mascher, ketua Liga Hijau di Brandenburg, dalam sebuah pernyataan.

Ilustrasi mobil listrik Tesla Model S (Shutterstock).
Ilustrasi mobil listrik Tesla. (Shutterstock).

Tesla selama ini terkenal dengan proyek ambisiusnya dalam mengembangkan mobil ramah lingkungan. Sayangnya, proses pembangunan pabrik ini kerap bertentangan dengan konsep yang mereka banggakan.

Para pecinta lingkungan sudah lama menyasar Elon Musk, CEO Tesla untuk isu ini. Pada Februari, pengadilan menghentikan sementara pekerjaan penggundulan hutan karena dugaan dampak terhadap satwa liar dan kekhawatiran pasokan air minum.

Pekerjaan juga dihentikan awal tahun ini karena pihak berwenang menjinakkan tujuh bom Perang Dunia II yang ditemukan di lokasi tersebut.

Pabrik Eropa pertama Tesla hanya memiliki izin konstruksi sementara, dan telah diberi wewenang oleh pejabat setempat untuk mulai bekerja dengan risikonya sendiri, menunggu otorisasi akhir.

baca juga

Tesla mengatakan tanah yang tercakup di bawah perintah terbaru harus dibersihkan untuk memungkinkan jaringan pipa dan penyimpanan, menurut surat kabar Tagesspiegel.

Minggu lalu, Tesla diizinkan untuk mulai memasang mesin di paint shop gigafactory, dengan pabrik besar yang direncanakan untuk memproduksi 500.000 sedan Model 3 dan SUV Model Y setiap tahun.

Elon Musk baru-baru ini mengumumkan perusahaannya akan membangun pabrik baterai terbesar di dunia di Grünheide di samping pabrik mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Ranting, Pasangan Ini Nyaris Digigit Ular King Cobra saat Mendaki

Dikira Ranting, Pasangan Ini Nyaris Digigit Ular King Cobra saat Mendaki

Lifestyle | Minggu, 06 Desember 2020 | 15:17 WIB

Detik-detik Penangkapan Ular Piton 4 Meter di Penajam, Makan Ternak Warga

Detik-detik Penangkapan Ular Piton 4 Meter di Penajam, Makan Ternak Warga

Kaltim | Jum'at, 27 November 2020 | 06:28 WIB

Ular Masuk ke Rumah, Apa yang Harus Dilakukan?

Ular Masuk ke Rumah, Apa yang Harus Dilakukan?

Banten | Rabu, 11 November 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Review Take Charge of My Heart: Romcom Gemas yang Cocok untuk Healing

Review Take Charge of My Heart: Romcom Gemas yang Cocok untuk Healing

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Rayakan HUT ke-13, Galeri Indonesia Kaya Ajak Jurnalis Naik Panggung Wayang Orang

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Tekno | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×