50 Kali Disodomi Cuma Dibayar Rp 100 Ribu, Manusia Silver Mutilasi Dony

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Kamis, 10 Desember 2020 | 18:04 WIB
50 Kali Disodomi Cuma Dibayar Rp 100 Ribu, Manusia Silver Mutilasi Dony
Jasad korban pembunuhan mutilasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, tiba di RS Polri Kramat Jati untuk keperluan identifikasi forensik, Senin (7/12/2020). [ANTARA/Andi Firdaus]

Suara.com - Ahmad (17) 'manusia silver', pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Dony Saputra (24) di Kayuringin, Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat mengaku puluhan kali mendapat pelecehan seksual dari korban.

Sakit hati karena kerap dilecehkan jadi dalih Ahmad tega melakukan perbuatan keji terhadap teman dekatnya tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat jumpa pers, Kamis (10/12/2020).

Menurut Yusri, Ahmad mengaku telah dilecehkan sebanyak 50 kali oleh korban sejak Juli hingga Desember 2020.

"Dari Juli sampai minggu kemarin, pengakuan pelaku sudah dilakukan 50 kali asusila (sodomi)," kata Yusri.

Adapun, Yusri mengemukakan bahwa korban awalnya mengiming-imingi Ahmad dengan sejumlah uang setiap kali usai melakukan perbuatan asusila.

Namun, belakangan korban tidak pernah memberikan uang kembali hingga membuat manusia silver itu kesal lantaran merasa dipaksa.

"Mereka tidur bersama dikasih Rp 100 ribu. Setelah itu mulai berkurang, sehingga timbul rasa kebencian si pelaku ini dan kadang (korban Dony melakukan pemaksaan) dengan bentuk kasar, ini pengakuan pelaku, tetapi masih kami dalami," ungkap Yusri.

Atas perbuatannya Ahmad si manusia silver itu dipersangkakan dengan pasa berlapis, yakni Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 365 tentang Pembunuhan Berencana. Dia terancam hukuman maksimal berupa pidana mati.

baca juga

Warga Bekasi sebelumnya digegerkan dengan penemuan jenazah pria tanpa kepala, satu lengan, dan dua kaki.

Jenazah pria yang diduga korban mutilasi itu ditemukan di Kayuringin, Bekasi Selatan, Bekasi Jawa Barat, pada Senin (7/12) pagi.

Selang beberapa hari, polisi akhirnya berhasil mengindetifikasi korban dari sidik jarinya. Terkuak bahwa korban merupakan seorang pria bernama Dony Saputra.

Pada Rabu (9/12) dini hari, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pun berhasil menangkap pelaku, yakni Ahmad (17). Pelaku diketahui merupakan teman dekat korban yang berprofesi sebagai manusia silver.

Ahmad ditangkap di wilayah Kranji saat tengah asik bermain PlayStation alias PS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang, Sering Disodomi

Kronologis Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang, Sering Disodomi

Bekaci | Kamis, 10 Desember 2020 | 08:14 WIB

Mutilasi Teman Sendiri karena Kesal, Manusia Silver Ditangkap saat Main PS

Mutilasi Teman Sendiri karena Kesal, Manusia Silver Ditangkap saat Main PS

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 08:07 WIB

Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang Dendam Sering Disodomi Dony

Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang Dendam Sering Disodomi Dony

Bekaci | Kamis, 10 Desember 2020 | 07:58 WIB

Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang Ditangkap di Rental PS

Manusia Silver Mutilasi Mayat di Kalimalang Ditangkap di Rental PS

Bekaci | Kamis, 10 Desember 2020 | 07:55 WIB

Potongan Tubuh Korban Mutilasi Manusia Silver Ditemukan di Pinggir Kali

Potongan Tubuh Korban Mutilasi Manusia Silver Ditemukan di Pinggir Kali

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 03:05 WIB

Berawal dari Kepulan Asap, Warga Bekasi Temukan Ini di Bawah Lantai Rumah

Berawal dari Kepulan Asap, Warga Bekasi Temukan Ini di Bawah Lantai Rumah

Jabar | Rabu, 09 Desember 2020 | 11:56 WIB

Geger, Warga Kayuringin Bekasi Dikejutkan Potongan Jasad Korban Mutilasi

Geger, Warga Kayuringin Bekasi Dikejutkan Potongan Jasad Korban Mutilasi

Jakarta | Senin, 07 Desember 2020 | 19:07 WIB

Ngeri! Mayat Pria di Kalimalang Ternyata Ditemukan Tanpa Kepala dan Kaki

Ngeri! Mayat Pria di Kalimalang Ternyata Ditemukan Tanpa Kepala dan Kaki

Jabar | Senin, 07 Desember 2020 | 12:03 WIB

Geger Temuan Potongan Mayat Perempuan Misterius di Bekasi, Ini Kata Polisi

Geger Temuan Potongan Mayat Perempuan Misterius di Bekasi, Ini Kata Polisi

Jakarta | Senin, 07 Desember 2020 | 12:02 WIB

Geger Mayat Telanjang Dimutilasi di Jalan, Tanpa Kepala, Tangan dan Kaki

Geger Mayat Telanjang Dimutilasi di Jalan, Tanpa Kepala, Tangan dan Kaki

Batam | Senin, 07 Desember 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×