Kronologi Peristiwa Rengasdengklok

Rifan Aditya

Jum'at, 11 Desember 2020 | 09:34 WIB
Kronologi Peristiwa Rengasdengklok
ilustrasi Pembentukan Teks Proklamasi - Meseum Perumusan Naskah Proklamasi (Dok. Antara)

Suara.com - Kronologi Peristiwa Rengasdengklok bermula dari berita Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu, tanggal 14 Agustus 1945. Penyerahan tanpa syarat itu terjadi setelah kota Hiroshima dan Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat.

Berita terkait Jepang tersebut didengar oleh para Pemuda yang bekerja di kantor Jepang. Mendengar peristiwa itu, para pemuda bergerak mendesak Soekarno-Hatta mempercepat proses prokalamasi kemerdekaan Indoensia.

Tanggal Kejadian Peristiwa Rengasdengklok

Urutan atau kronologi kejadian Peristiwa Rengasdengklok selanjutnya adalah sebagai berikut

  • Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada 16 Agustus 1945.
  • Soekarno-Hatta diculik oleh para pemuda, dibawa ke Rengasdengklok
  • Di Rengasdengklok terjadi kesepakatan antara golongan muda dengan golongan tua
  • Golongan muda diwakili oleh Achmad Soebardjo dan golongan tua yang diwakili oleh Soekarno dan Hatta.
  • Kesepakatan itu berisi tentang pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Kesepakatan Peristiwa Rengasdengklok

Lebih lanjut kronologi Peristiwa Rengasdengklok terkait dengan kesepakatan antara golongan tua dan muda ialah sebagai berikut:

  • Perundingan golongan tua dan muda cukup alot
  • Terjadi perselisihan terkait pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Golongan tua yang diwakili oleh Bung Karno dan Bung Hatta ingin proklamasi kemerdekaan dilakukan melalui PPKI
  • Golongan muda menginginkan proklamasi kemerdekaan dilakukan secepatnya tanpa melalui PPKI
  • Penyebab Perselisihan Peristiwa Rengasdengklok
    Dalam perundingan tentu saja tidak mungkin tanpa perselisihan. Berikut adalah kronologi Peristiwa Rengasdengklok dalam cakupan perselisihan antara golongan tua dan golongan muda yang berhubungan dengan PPKI.
  • Golongan muda tak ingin pembacaan Proklamasi Kemerdekaan melalui PPKI karena menganggap PPKI sebagai badan buatan Jepang
  • Golongan pemuda khawatir jika Proklamasi Kemerdekaan dibacakan melalui PPKi akan dianggap sebagai pemberian dari Jepang
  • Golongan Pemuda ingin menghindari adanya pengaruh dari Jepang

Penculikan Soekarno-Hatta

Peristiwa paling terkenang dalam sejarah kronologi peristiwa Rengasdengklok ialah golongan pemuda berinisiatif menculik Bung Karno dan Bung Hatta lalu membawa keduanya ke Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok melibatkan beberapa tokoh penting golongan pemuda, antara lain:

baca juga
  • Subadio
  • Chaerul Saleh
  • Wikana
  • Suroto Kunto
  • Johar Nur
  • Sidik Kertapati
  • D.N Aidit
  • A.M Hanafie

Makna Peristiwa Rengasdengklok

Berikut adalah ringkasan makna dan tujuan penting peristiwa Rengasdengklok:

  • Pembentukan Teks Proklamasi Indonesia dilakukan segera tanpa melalui PPKI
  • Mendesak Ir. Soekarno dan Moh. Hatta untuk segera memproklamasikan Teks Proklamasi
  • Menjauhkan golongan tua dari pengaruh Jepang
  • Mempertegas bahwa proklamasi merupakan bagian penting dari perjuangan Bangsa Indonesia

Tokoh-Tokoh Peristiwa Rengasdengklok

Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang tersorot dalam peristiwa Rengasdengklok. Mereka adalah yang terlibat dalam upaya mengamankan Bung Karno dan Bung Hatta.

  • Chaerul Saleh lahir di Sumatera Barat, 13 September 1916
  • Sukarni Kartodiwirjo lahir di Blitar, 14 Juli 1916
  • Djohar Nur lahir di Martapura, 24 Juni 1901
  • Jusuf Kunto lahir di Salatiga, 8 Agustus 1921
  • Wikana lahir di Sumedang, 18 Oktober 1914
  • Sutan Syahir lahir di Sumatera Barat, 5 Maret 1909
  • D.N Aidit lahir di Belitung, 30 Juli 1923
  • Suwirjo lahir di Wonogiri, 17 Februari 1903
  • Sidik Kertapati lahir di Bali tahun 1920
  • A.M Hanafie lahir di Bengkulu tahun 1918
  • Moewardi lahir di Pati tahun 1903
  • Kusnandar
  • Margono
  • Abu Bakar
  • Armansyah
  • Subadio
  • E. Sudeo
  • Darwis
  • Subianto

Demikian kronologi Peristiwa Rengasdengklok yang menjadi klimaks dari peristiwa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Demokrasi Terpimpin, Latar Belakang, dan Kondisi Ekonomi

Sejarah Demokrasi Terpimpin, Latar Belakang, dan Kondisi Ekonomi

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 09:01 WIB

Kerajaan Demak: Sejarah Hingga Peninggalannya

Kerajaan Demak: Sejarah Hingga Peninggalannya

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 06:29 WIB

Isi Perjanjian Renville dan Dampaknya bagi Indonesia

Isi Perjanjian Renville dan Dampaknya bagi Indonesia

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang

Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:00 WIB

×