Dipanggil Komnas HAM, Dirut Jasa Marga: CCTV KM 50 Masih Berfungsi

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 14:04 WIB
Dipanggil Komnas HAM, Dirut Jasa Marga: CCTV KM 50 Masih Berfungsi
Dirut PT Jasa Marga Subakti Syukur. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Dirut PT Jasa Marga Subakti Syukur penuhi panggilan Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait 6 laskar FPI yang tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Subakti mengatakan, dirinya memberikan semua informasi soal CCTV yang ada di Tol Jakarta-Cikampek kepada Komnas HAM. Ia menjelaskan, soal CCTV di KM 50 yang dikabarkan rusak atau mati ia membantahnya.

Menurutnya, memang ada 23 CCTV yang disebutnya tidak berfungsi dengan baik dari KM 48 sampai KM 72 di Tol Jakarta-Cikampek bertepatan dengan kejadian bentrokan aparat vs laskar. Ia mengatakan, semua CCTV tersebut tidak mati hanya terganggu pengiriman datanya.

"Yang kemarin memang kebetulan terganggu itu bukan CCTV-nya. CCTV-nya tetap berfungsi tapi pengiriman datanya itu terganggu itu hanya 23 CCTV dari KM 48, 49 sampai 72. Itu hanya yang di lajur di gerbang dan lain-lainnya sebelumnya itu semua ada. Jadi hanya sekadar 23," kata Subakti di Komnas HAM, Senin (14/12/2020).

Ia menjelaskan, gangguan pengiriman data CCTV itu terganggu selama beberapa jam. Ia beralasan ketika ingin diperbaiki saat itu dalam keadaan cuaca yang tak memungkinkan.

"Iya (tidak ada rekaman data) untuk 23 CCTV yang di KM 49-72, tapi di lain-lain yang di gerbang jangan salah di sepanjang jalur itu kan ada lajur gerbang-gerbang (normal). Hanya yang di lajur-lajur aja, tapi di gerbang-gerbang ada semua (datanya)," tuturnya.

Lebih lanjut, ketika disinggung apakah gangguan teknis ini lumrah terjadi, Subakti menjawab hal itu merupakan hal yang wajar.

"Ya kalau di lapangan bisa aja kan di sana ada kerjaan karena banyak kendaraan yang lewat. Pada saat itu kebetulan Minggu menjelang Senin itu rame kebetulan hujan juga kami jadi kita agak terhambat perbaikannya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO) Raddy R Lukman mengklaim jika beberapa CCTV tak berfungsi karena mengalami gangguan link jaringan backbone di KM 48+600 sejak hari Minggu (6/12/2020) pukul 04.40 WIB.

"CCTV bukan sedang maintenance melainkan ada gangguan pada link jaringan backbone CCTV/ Fibre optic di km 48+600 sejak hari Minggu tanggal 6 Desember 2020 pada pukul 04.40 pagi, yang menyebabkan CCTV mulai KM 49+00 sampai dengan KM 72 menjadi offline/mati," ujar Raddy dalam keterangan, Selasa (8/12/2020).

Raddy menjelaskan, setelah mendapat laporan, petugas di kantor Jakarta Cikampek, kemudian melaporkan kepada Tim Inspeksi pada Minggu pukul 06.00 untuk menyisir lokasi yang menjadi penyebab masalah gangguan pada link jaringan backbone di KM 48+600.

Namun karena kondisi saat itu hujan dan pertimbangan lalu lintas, perbaikan kata Raddy tidak dapat dilakukan sampai tuntas karena lokasi gangguan jaringan backbone tersebut berada di tengah median jalan.

"Karena kondisi saat itu hujan dan pertimbangan kondisi lalu lintas, perbaikan tidak dapat dilakukan sampai tuntas karena lokasi gangguan jaringan backbone tersebut berada di tengah median jalan," tutur Raddy.

Karena itu, Raddy menyebut perbaikan baru dapat diselesaikan pada Senin (7/12/2020) pukul 16.00 WIB.

"Sehingga perbaikan baru dapat diselesaikan pada hari Senin 7 Desember 20 pada pukul 16.00," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sendirian, Begini Penjagaan Polisi saat Kapolda Datangi Komnas HAM

Tak Sendirian, Begini Penjagaan Polisi saat Kapolda Datangi Komnas HAM

Bekaci | Senin, 14 Desember 2020 | 13:34 WIB

Komnas HAM Diingatkan Tak Langkahi Penyelidikan Polisi di Kasus Laskar FPI

Komnas HAM Diingatkan Tak Langkahi Penyelidikan Polisi di Kasus Laskar FPI

Bekaci | Senin, 14 Desember 2020 | 13:23 WIB

Disebut Tanpa Dikawal, Kapolda Metro Dijaga Ketat Ajudan saat ke Komnas HAM

Disebut Tanpa Dikawal, Kapolda Metro Dijaga Ketat Ajudan saat ke Komnas HAM

News | Senin, 14 Desember 2020 | 13:11 WIB

Diperiksa Komnas HAM, Dirut Jasa Marga Klaim Blak-blakan soal CCTV KM 50

Diperiksa Komnas HAM, Dirut Jasa Marga Klaim Blak-blakan soal CCTV KM 50

News | Senin, 14 Desember 2020 | 13:02 WIB

Klaim Tanpa Pengawal, Irjen Fadil Bakal Sendirian saat Diperiksa Komnas HAM

Klaim Tanpa Pengawal, Irjen Fadil Bakal Sendirian saat Diperiksa Komnas HAM

Bekaci | Senin, 14 Desember 2020 | 12:49 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB