Pasrah dengan Putusan Pengadilan, Izin Reklamasi Pulau G Akan Diperpanjang

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 14 Desember 2020 | 15:19 WIB
Pasrah dengan Putusan Pengadilan, Izin Reklamasi Pulau G Akan Diperpanjang
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pasrah dengan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) terkait perpanjangan izin reklamasi pulau G. Izin melanjutkan pembuatan pulau imitasi itu akan diterbitkan.

Riza mengatakan pihaknya akan mengikuti ketentuan hukum dan putusan dari pengadilan. Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang meminta Gubernur Anies Baswedan untuk memperpanjang izin reklamasi akan diikuti pihaknya.

"Jadi kami akan patuh dan taat apapun keputusan daripada lembaga negara, lemabaga hukum, apapun. Jadi kami akan patuh dan taat," ujar Riza di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020).

Kendati demikian, Riza menyebut akan mempelajari terlebih dahulu mengenai ada atau tidaknya upaya lanjutan untuk menolak reklamasi pulau G. Namun jika tak ada cara lain, maka keputusan itu akan ditaati.

"Jadi kalau memang dimungkinkan masih ada lagi, kemungkinan atau sudah selesai sampai kasasi, PK ya kita sesuaikan," jelasnya.

Saat ini juga DPRD akan segera membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Regulasi ini menjabarkan kondisi ruang dan tanah yang ada di Jakarta termasuk jika ada reklamasi di dalamnya.

Jika nantinya izin reklamasi diterbitkan, maka pulau G akan masuk dalam Raperda itu sebagai lahan baru yang disahkan Pemprov DKI.

"Semuanya harus disesuaikan dengan ketentuan RDTR yang ada. Termasuk pulau-pulau yang direklamasi semuanya harus sesuai dengan RDTR," pungkasnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menolak permohonan Gubernur Anies Baswedan untuk melakukan peninjauan kembali (PK) terkait izin reklamasi pulau G. Dengan demikian, maka Anies diminta untuk memperpanjang izin pulau imitasi itu.

baca juga

Hal ini tertuang dalam informasi kepaniteraan Mahkamah Agung yang diunggah di situs kepaniteraan.mahkamahagung.go.id. Hakim Yodi Martono memutuskan untuk menolak permohonan PK Anies pada 26 November lalu.

Dalam pengajuan PK ini, Anies selaku pemohon dan PT Muara Wisesa Samudra selaku termohon/terdakwa.

"Amar putusan Tolak PK," demikian bunyi putusan yang tertulis, Kamis (10/12/2020).

Nelayan segel proyek reklamasi Pulau G.

Diketahui, Anies mencabut 13 izin pulau reklamasi yang diberi izin oleh mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pada tahun 2018 lalu. Kebijakan ini tertuang dalam SK Gubernur nomor 1040/-1794.2 tanggal 6 September 2018 tentang Pencabutan Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta tanggal 21 September 2012 nomor 1283/-1.794.2 perihal Persetujuan Prinsip Reklamasi 13 pulau.

PT Muara Wisesa Samudra selaku pengembang pulau G yang izinnya juga dicabut tak terima. Mereka menggugat Anies 16 Maret 2020 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan didaftarkan dengan nomor perkara 4/P/FP/2020/PTUN.JKT.

Pemohon tertulis atas nama H Noer Indradjaja selaku Direktur Utama PT Muara Wisesa Samudra. Sedangkan termohonnya adalah Anies sendiri.

Petitum Noer kepada Hakim adalah agar Anies memperpanjang Izin Reklamasi Pantai Bersama (Pulau G) untuk PT Muara Wisesa Samudra. Izin itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G Kepada PT Muara Wisesa Samudra.

Setelah melewati beberapa tahapan sidang, permohonan pemohon diputuskan untuk dikabulkan seluruhnya pada 30 April lalu. Dengan demikian, Anies harus memperpanjang Kepgub yang mengatur izin pelaksanasan reklamasi untuk perusahaan itu.

"Mewajibkan Kepada Termohon (Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta) untuk menerbitkan Keputusan Perpanjangan Izin Reklamasi Pantai Bersama sesuai permohonan Pemohon tertanggal 27 November 2019," ujar Majelis hakim dalam putusannya.

Karena kalah dalam pengajuan PK di MA, maka Anies harus menjalankan kewajibannya sesuai dengan yang diputuskan PTUN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telah Negatif Corona, Wagub DKI Hadiri Rapat Paripurna di DPRD DKI

Telah Negatif Corona, Wagub DKI Hadiri Rapat Paripurna di DPRD DKI

Banten | Senin, 14 Desember 2020 | 14:16 WIB

Selesai Isolasi Mandiri, Wagub DKI Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI

Selesai Isolasi Mandiri, Wagub DKI Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI

News | Senin, 14 Desember 2020 | 14:01 WIB

Reklamasi Ancol Masuk RDTR, Anies Diminta Lanjutkan Reklamasi Pulau G

Reklamasi Ancol Masuk RDTR, Anies Diminta Lanjutkan Reklamasi Pulau G

News | Senin, 14 Desember 2020 | 11:10 WIB

Kisah Inspiratif Wagub DKI Riza Sembuh dari Covid-19

Kisah Inspiratif Wagub DKI Riza Sembuh dari Covid-19

Jakarta | Sabtu, 12 Desember 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×