facebook

FPI Dikaitkan dengan Ormas Teroris, PA 212: Mereka Buta!

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari
FPI Dikaitkan dengan Ormas Teroris, PA 212: Mereka Buta!
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif Bicara Soal Habib Rizieq Bersama Refly Harun (YouTube Refly Harun).

Slamet yang juga kerap berkegiatan bersama dengan FPI menyebut mereka tidak pernah melihat apa yang sudah dilakukan ormas tersebut

Suara.com - Video yang diunggah akun Twitter Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya mengaitkan organisasi massa (ormas) teroris dengan Front Pembela Islam (FPI). Menanggapi itu, Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif menilai kalau mereka tidak pernah melihat kebaikan dari FPI.

Slamet yang juga kerap berkegiatan bersama dengan FPI menyebut mereka tidak pernah melihat apa yang sudah dilakukan oleh ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab tersebut. Menurutnya, FPI kerap melakukan kegiatan kemanusiaan dan membantu sesama.

"Karena mereka buta kalau FPI lagi menolong korban banjir, gempa, tsunami, longsor dan lain-lain," kata Slamet saat dihubungi Suara.com, Selasa (15/12/2020).

Kata Slamet, pihak kepolisian hanya menyerap informasi negatif dari kelompoknya. Terlebih ia juga menganggap adanya upaya pembubaran FPI yang dilakukan oleh pemerintah dengan memanfaatkan aparat keamanan.

Baca Juga: Ketum FPI Menginap Satu Malam di Polda Gegara Kasus Hajatan Rizieq

"Disayangkan kepolisian yang seharusnya mengayomi masyarakat justru terkesan mengadu domba masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, akun resmi milik Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menyedot perhatian netizen. Pasalnya, ia mengunggah sebuah video yang mengatakan menjaga negara dari ormas teroris dan menyebut tanpa FPI.

Video itu diunggah melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro pada Senin (14/12/2020). Panjang durasi video tersebut ialah 17 detik.

Pada permulaannya diperlihatkan potongan gambar anggota polisi dan terdapat tulisan 'Rakyat Bersama TNI-Polri Bersatu'. Kemudian tulisannya berganti dengan 'Menjaga Negara dari Ormas Teroris'.

Setelahnya muncul foto wajah Presiden Joko Widodo atau Jokowi lengkap dengan satu kalimat dan suaranya.

Baca Juga: TMC Polda Metro Unggah Video 'Tanpa FPI', Shabri Lubis: No Comment Aja Dah

"Sudah merupakan kewajiban aparat hukum untuk menegaskan hukum secara tegas dan adil," demikian tulisan dalam video yang dikutip Suara.com, Senin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar