Kompleks Pemakaman Karl Marx Diserang Jamur, Batu Nisan Pun Bergeser

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Sabtu, 19 Desember 2020 | 18:00 WIB
Kompleks Pemakaman Karl Marx Diserang Jamur, Batu Nisan Pun Bergeser
DW

Suara.com - Pemanasan global ancam eksistensi pemakaman bersejarah Highgate Cemetery di London tempat Karl Marx dimakamkan. Jamur merajalela, letak makam dan batu nisan pun bergeser.

Keberadaan pemakaman Highgate Cemetery di London, Inggris, tempat dimakamkannya Karl Marx terancam akibat pemanasan global.

Pengurus makam kini tengah berusaha meminta bantuan para ahli untuk mempertahankan eksistensi pemakaman bersejarah ini.

Prihatin dengan pertumbuhan jamur yang kian merajalela, badai yang semakin dahsyat, dan pergeseran letak makam, para pengurus makam pun merancang program kompetisi bagi arsitek lanskap untuk ikut membantu pemakaman yang terletak di London utara itu dalam menghadapi suhu yang akan semakin memanas dalam beberapa dekade mendatang.

"Rencananya harus bisa bertahan selama 20 tahun lebih dan selama itu pemanasan global akan terus berlanjut," ujar Martin Adeney, ketua Friends of Highgate Cemetery yang kini mengelola pemakaman tersebut.

Selain Karl Marx, pemakaman yang terletak di lereng bukit ini juga menjadi tempat beristirahat sejumlah tokoh terkenal, termasuk novelis George Eliot, dan penulis buku The Hitchiker's Guide to the Galaxy yakni Douglas Adams.

Penyanyi pop George Michael yang meninggal pada 2016 juga dimakamkan pada sebuah makam tidak bertanda di sana, sesuai dengan keinginan pihak keluarga.

Hingga kini, pemakaman ini masih aktif digunakan untuk penguburan. Setiap tahunnya, pemakaman Highgate menarik sekitar 100.000 pengunjung dari seluruh dunia.

Bahkan dalam tujuh tahun terakhir, jumlah pengunjung naik sebanyak 30 persen. Namun tahun ini pengunjung berkurang drastis akibat pembatasan untuk mengurangi sebaran wabah virus corona.

Kenaikan curah hujan dan serangan jamur

Terlepas dari pesona dan daya tariknya, sejumlah kerusakan dapat terlihat pada batu nisan dan katakombe akibat kenaikan suhu dan makam yang terabaikan selama beberapa waktu.

Beberapa kuburan bahkan dikelilingi oleh pita pengaman untuk mengingatkan pengunjung bahwa area itu tidak aman.

Nisan lainnya miring atau bahkan rata dengan tanah. Di beberapa tempat juga terlihat tutup kuburan yang berada di atas tanah telah dalam kondisi miring dan ditumbuhi pepohonan liar.

Kepala pengelola kebun di pemakaman ini, Frank Cano, menunjuk ke sebuah makam batu dari abad ke-19 yang bagian atasnya telah doyong karena terdorong pohon yang tumbuh di dekatnya.

Batu tersebut juga terlihat agak rompal. Tingkat penyusutan tanah dan perluasan area tanah liat di London juga telah menyebabkan sejumlah kuburan batu bergeser, ujar Cano yang telah bekerja di pemakaman itu selama enam tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:41 WIB

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:39 WIB

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:37 WIB

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:35 WIB

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB