Kena Prank, Seorang Pria di Filipina Kedatangan 16 Kurir Makanan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 21 Desember 2020 | 16:12 WIB
Kena Prank, Seorang Pria di Filipina Kedatangan 16 Kurir Makanan
Sebanyak 16 kurir makanan datang ke rumah seorang pria setelah mendapatkan order fiktif.[Facebook]

Suara.com - Sebanyak 16 kurir makanan di Filipina kena prank oleh seseorang yang membeli makanan dan mengirimkannya ke seorang pengusaha dengan sistem pembayaran cash on delivery (COD).

Menyadur Harian Metro, Senin (21/12/2020) insiden tersebut menimpa seorang pengusaha bernama Vladimir Cuevas.

Pria berusia 25 tahun tersebut kemudian membagikan kisah apesnya di di media sosial dan menarik perhatian warganet.

"Kasihan pengantar makanan ini. Dan Anda menggunakan alamat kami. Ada banyak pesanan. Apakah ini untuk pesta?" tulis Cuevas di postingannya yang sudah dibagikan hampir 700 kali.

Cuevas dalam postingannya tersebut mengatakan pengantar makanan tiba di depan rumahnya, pukul 03.00 sore waktu setempat.

"Mereka mengeluarkan 1.700 peso (Rp 500 ribu) hingga 1.900 peso (Rp 560 ribu) masing-masing dalam pesanan makanan. Mereka membelinya dari berbagai kedai makanan cepat saji," katanya.

Cuevas mengaku kaget saat pesanan datang satu per satu, namun ia senduru tidak menggunakan aplikasi atau memesan makanan sama sekali hari itu.

"Kami terkejut ketika mereka tiba satu per satu. Tapi mereka tidak memiliki nomor telepon kami. Hanya alamat kami yang digunakan saat memesan," kata Cuevas.

Cuevas yang merasa kasihan pada kurir makanan yang sampai di rumahnya membayar empat pesanan dan sisanya diambil oleh tetangganya.

"Tetangga saya membeli makanan dari (pengirim) lain sementara beberapa dari mereka pergi dan menjual makanan di tempat lain," ujar Cueves.

"Mereka semua kaget (dengan apa yang terjadi) karena sampai di alamat yang sama," katanya.

Melalui kwitansi yang ditampilkan oleh kurir, pesan tersebut datang dari dua pengguna dengan menggunakan nama Triple X dan Keisha Ann Bernabe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibawa ke Jakarta, 1 dari 23 Teroris Lampung Otak Bom Kedubes Filipina

Dibawa ke Jakarta, 1 dari 23 Teroris Lampung Otak Bom Kedubes Filipina

Jakarta | Rabu, 16 Desember 2020 | 15:23 WIB

Filipina Diguncang Gempa Besar hingga Terasa di Sulawesi, Ini Penyebabnya

Filipina Diguncang Gempa Besar hingga Terasa di Sulawesi, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 09:41 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Mindanao Filipina, Terasa hingga Sulut

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Mindanao Filipina, Terasa hingga Sulut

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 07:07 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB