Politikus PD: Reshuffle Jokowi Ibarat Bursa, Ketahuan Siapa Bohirnya

Dany Garjito | Hernawan | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:52 WIB
Politikus PD: Reshuffle Jokowi Ibarat Bursa, Ketahuan Siapa Bohirnya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan akan menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima vaksinasi COVID-19, apabila sudah ada izin dari BPOM. [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi pada Rabu (22/12/2020) mengundang reaksi pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Deputi Balitbang Partai Demokrat, Syahrial Nasution, ikut mengomentari terpilihnya 6 menteri baru Presiden Jokowi ini.

Syahrial Nasution mengatakan, reshuffle ibarat bursa dan kini menurut dia sudah jelas siapa bohir sebenarnya.

Perlu diketahui, bohir seringkali diidentikkan dengan penyedia pendanaan atau investor dalam dunia politik.

"Ibarat bursa, reshuffle kabinet kemarin menjelaskan siapa bohirnya," kata Syahrial Nasution lewat jejaring Twitter miliknya, Kamis (24/12/2020).

Syahrial Nasution kemudian menyinggung masuknya Sandiaga Uno yang menurut dia konon katanya tidak mendapat restu Prabowo Subianto dan terpilihnya Muhammad Lutfi dengan mengabaikan Megawati Soekarnoputri.

"Konon, Sandiaga Uno ke kabinet bukan lewat restu Prabowo. Kembalinya Muhammad Lutfi ke posisi Mendag, mengabaikan Megawati," tukas dia.

Lebih lanjut, Syahrial Nasution menyoroti potret lawas Erick Thohir, Sandiaga Uno, dan Muhammad Lutfi.

Syahrial Nasution menerangkan, ketiga sosok yang kini sama-sama menjabat menjadi menteri itu merupakan cerminan kebutuhan logistik Presiden Jokowi.

"Trio ET (Erick Thohir), Sandiaga Uno, Muhammad Lutfi, cerminan kebutuhan logistik Jokowi di tengah kesulitan ekonomi akibat Covid-19," tandasnya.

Syahrial Nasution Komentari Reshuffle (Twitter/Syahrial_nst).
Syahrial Nasution Komentari Reshuffle (Twitter/Syahrial_nst).

Jokowi Melantik 6 Menteri dan 5 Wamen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik enam orang menteri baru dan lima orang wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Pelantikan enam menteri baru berdasarkan Keputusan Presiden 133/P/Tahun 2020 Tentang Pengisian dan Pergantian Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode 2019-2024.

Sementara pelantikan lima orang wamen berdasarkan Keputusan Presiden nomor 76/M/2020 Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara periode 2019-2024.

Keenam menteri baru itu yakni Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Muhammad Luthfi sebagai Menteri Perdagangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah Jokowi: "Cebong dan Kampret Kecewa"

Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah Jokowi: "Cebong dan Kampret Kecewa"

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 13:25 WIB

Fadli Zon Cs Disindir Nasdem: Jadi Menteri Mau, Tapi Gebuki Jokowi Juga Mau

Fadli Zon Cs Disindir Nasdem: Jadi Menteri Mau, Tapi Gebuki Jokowi Juga Mau

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 13:29 WIB

Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong

Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:48 WIB

Terkini

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:53 WIB

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:45 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

Iran Ancam Batalkan Gencatan Senjata dengan AS Jika Israel Terus Bombardir Lebanon Tanpa Henti

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:16 WIB

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:34 WIB

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:26 WIB

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:17 WIB