20 Migran Tewas Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, Temasuk 4 Wanita Hamil

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 29 Desember 2020 | 14:54 WIB
20 Migran Tewas Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, Temasuk 4 Wanita Hamil
Kapal penyelamat yang didanai seniman jalanan anonim asal Inggris, Banksy berhasil menyelamatkan 219 migran di lepas pantai Libya, Kamis (27/8/2020). Foto sebagai ilustrasi.[Twitter/@MVLouiseMichel]

Suara.com - Sedikitnya 20 migran tewas, termasuk empat wanita hampir saat kapal yang mereka tunggangi menuju Italia tenggelam di lepas pantai Tunisia.

Menyadur The Sun, Selasa (29/12/2020) insiden tenggelamnya kapal tersebut terjadi saat Malam Natal dan korban ditemukan oleh penjaga pantai di dekat kota pesisir Sfax.

Pejabat Tunisia mengkonfirmasi sekitar 19 dari 20 mayat yang ditemukan adalah perempuan dan empat di antaranya sedang hamil.

Foto-foto yang dipublikasikan menunjukkan kantong mayat berbaris di dermaga saat diturunkan dari speedboat penjaga pantai.

Mayat-mayat tersebut kemudian dipindahkan ke rumah sakit setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penjaga pantai berhasil menemukan empat orang yang selamat dan mereka masih mencari setidaknya 13 orang lainnya yang masih hilang.

Korban selamat juga dibawa ke rumah sakit, dengan satu menjalani pengawasan medis sementara yang lain melarikan diri.

Juru bicara pengadilan Mourad Torki mengatakan kapal itu membawa 37 orang, yang terdiri dari tiga warga Tunisia, dan sisanya dari sub-Sahara Afrika. Kapal itu dilaporkan kelebihan muatan dan dalam kondisi buruk.

Tidak ada korban yang ditemukan saat penyelam dan perahu penjaga pantai terus melakukan pencarian pada Hari Natal.

Pihak berwenang Tunisia mengatakan mereka telah mencegat beberapa kapal penyelundup migran dalam beberapa pekan terakhir.

Jumlah upaya penyelundupan migran dilaporkan meningkat tahun ini, terutama antara Sfax dan pulau Lampedusa di Italia.

"Kapal itu tenggelam sekitar enam mil (9,6 km) dari pantai Sfax," jelas juru bicara Garda Nasional Tunisia, Ali Ayari.

"Dua puluh mayat ditemukan, lima lainnya diselamatkan, dan semuanya berasal dari sub-Sahara Afrika." sambungnya.

Juru bicara kementerian pertahanan Mohamed Ben Zekri mengatakan penjaga nasional Tunisia dan nelayan adalah orang pertama yang menemukan mayat tersebut.

Kota Sfax telah menjadi titik keberangkatan utama bagi para migran yang melarikan diri dari konflik dan kemiskinan di Afrika dan Timur Tengah.

Banyak yang bersedia melakukan perjalanan berbahaya dengan harapan menemukan kehidupan yang lebih baik di Eropa.

Sekitar 17.000 orang tiba di Italia dan Malta tahun ini setelah berlayar menggunakan kapal dari Libya dan Tunisia.

Lebih dari 620 orang dikhawatirkan tenggelam di Mediterania pada tahun 2020, yang telah menewaskan 20.000 orang sejak 2014.

"Meningkatnya jumlah korban jiwa di Mediterania adalah manifestasi dari ketidakmampuan negara-negara untuk mengambil tindakan tegas untuk mengerahkan kembali yang sangat dibutuhkan, kapasitas Pencarian dan Penyelamatan yang berdedikasi dalam penyeberangan laut paling mematikan di dunia." ujar Federico Soda, Kepala Organisasi untuk Migrasi pada bulan November.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manajemen Air Jadi Solusi Atasi Ancaman Bencana Kekeringan di Tunisia

Manajemen Air Jadi Solusi Atasi Ancaman Bencana Kekeringan di Tunisia

Video | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:05 WIB

Selain Sebut Asma Allah, Pelaku Penusukan di Prancis juga Bawa Al Quran

Selain Sebut Asma Allah, Pelaku Penusukan di Prancis juga Bawa Al Quran

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:30 WIB

Prancis Ungkap Pelaku Penusukan di Gereja Kota Nice yang Tewaskan 3 Orang

Prancis Ungkap Pelaku Penusukan di Gereja Kota Nice yang Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 11:06 WIB

Terkini

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB