Tidak Diberi Uang untuk Melunasi Hutang, Cucu Tega Palu Nenek Sendiri

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 29 Desember 2020 | 15:27 WIB
Tidak Diberi Uang untuk Melunasi Hutang, Cucu Tega Palu Nenek Sendiri
Ilustrasi korban pembunuhan (Shutterstock).

Suara.com - Seorang remaja di India tega membunuh neneknya sendiri menggunakan palu dan meninggalkan jasadnya di kursi setelah menolak memberikannya uang untuk melunasi utang kepada teman-temannya.

Menyadur Hindustan Times, Selasa (29/12/2020) insiden pembunuhan tersebut terjadi di Shahdara Delhi timur pada Sabtu malam.

Amit Sharma, Wakil Komisaris Kepolisian Shahdara, mengatakan bahwa remaja itu ditangkap pada Minggu malam setelah dilakukan pemeriksaan.

Tersangka tinggal bersama orang tuanya di lantai dua sebuah apartemen di Shahdara. Ayahnya menjalankan toko kelontong di lingkungan itu.

Sedangkan nenek tersangka, menyewa lantai pertama dan tinggal sendiri. "Dia masih menerima uang pensiun serta uang sewa," kata Amit Sharma.

Menurut keterangan petugas, pelaku yang masih mahasiswa tersebut telah meminjam ribuan rupee dari temannya, tetapi tidak kunjung mengembalikan. Pada hari Sabtu, dia mendapat tekanan dari teman-temannya untuk mengembalikan uang.

"Dia diam-diam keluar dari apartemennya malam itu. Orang tuanya mengira dia pergi dengan teman-temannya, seperti biasanya," kata Amit Sharma.

Tetapi alih-alih pergi dengan teman-temannya, dia berkunjung ke rumah neneknya dan memintanya untuk menyisihkan sejumlah uang dari uang pensiunannya.

"Ketika wanita tua itu menolak untuk memberinya uang, dia mengambil palu dan memukul kepala wanita yang sedang duduk di kursi saat itu," kata DCP Amit Sharma.

baca juga

Wanita 73 tahun tersebut seketika itu meninggal. Pelaku kemudian mengunci rumahnya dari luar dan melarikan diri menggunakan skuternya.

Pada Sabtu malam, anak laki-laki korban itu mencoba untuk memeriksanya, dia menemukan rumahnya terkunci dari luar dan mengira sedang mengunjungi putranya yang lain.

"Keesokan paginya, ayah pelaku menelepon kakaknya untuk menanyakan ibu mereka. Ketika dia mengetahui bahwa dia tidak mengunjungi putranya yang lain, ia langsung mendobrak rumahnya dan menemukan jasadnya di kursi," kata DCP.

Ayah pelaku kemudian melaporkan temuannya kepada polisi dan langsung melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Kami mulai dengan menyelidiki peran orang luar. Tapi flat wanita itu dikunci dari luar. Dan pintu lainnya dikunci dari dalam. Itu menjelaskan bahwa itu adalah jalan masuk utama ke rumah korban," kata petugas.

Remaja itu yang hilang saat penyelidikan terkait kematian nenek tersebut dan ia dinyatakan sebagai tersangka utama.

"Pada Minggu malam, kami menangkapnya dan menemukan palu yang digunakan dalam pembunuhan itu. Kami juga melacak temannya yang dia berikan uang yang dia curi dari neneknya," kata pihak berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arya Rajendran, Mahasiswi Partai Komunis jadi Wali Kota Termuda di India

Arya Rajendran, Mahasiswi Partai Komunis jadi Wali Kota Termuda di India

Sumsel | Selasa, 29 Desember 2020 | 14:17 WIB

Baru Nikah, Wanita Ini Dilaporkan Suaminya karena Mencuri di Rumah Mertua

Baru Nikah, Wanita Ini Dilaporkan Suaminya karena Mencuri di Rumah Mertua

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 14:56 WIB

Baru 21 Tahun, Perempuan Komunis Ini Terpilih Jadi Wali Kota Termuda India

Baru 21 Tahun, Perempuan Komunis Ini Terpilih Jadi Wali Kota Termuda India

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 12:56 WIB

Terkini

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:35 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:30 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

×