Menkes Budi: Vaksin Sinovac Diberi ke 3 Kelompok Dulu Baru Warga Umum

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 29 Desember 2020 | 18:04 WIB
Menkes Budi: Vaksin Sinovac Diberi ke 3 Kelompok Dulu Baru Warga Umum
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. (Dok. Kemenkes RI)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tahapan pemberian vaksin covid-19 diprioritaskan kepada tiga kelompok.

Tiga kelompok tersebut yakni tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan warga lanjut usia. Kelompok pertama yang akan divaksinasi adalah tenaga kesehatan.

"Jadi tahap pertama dilakukan adalah vaksinasi ke tenaga atau petugas kesehatan, health workers. Di Indonesia ada 1,3 juta orang di 34 provinsi," ujar Budi dalam jumpa pers, Selasa (29/12/2020).

Tahapan kedua, vaksinasi diberikan kepada petugas pelayanan publik yang berjumlah 17,4 juta orang.

Tahap ketiga kepada masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun. Adapun jumlahnya yakni 21,5 juta orang.

"Kemudian tahap selanjutnya, masyarakat lansia, di atas 60 tahun yang jumlahnya sekitar 21,5 juta orang. Kemudian setelah masyarakat yang akan divaksinasi," ucap dia.

Pemberian prioritas vaksin kata Budi setelah Kementerian Kesehatan berkonsultasi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI)

"Ini adalah badan independen yang memberikan advice ke Menteri Kesehatan terkait vaksinasi. Badan independen ini ada di setiap level. Contohnya di WHO ada juga badan independen untuk imuniasi yang namanya SAGE. Kita berdiskusi dengan mereka tahapannya (pemberian vaksin)."

 Untuk perbandingan, Budi menjelaskan setiap negara memiliki tahapan imunisasi yang berbeda-beda.

baca juga

Namun, hampir seragam di semua negara, pasti tahapan pertamanya yakni vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan.

"Mengapa? ini adalah garda terdepan, orang-orang yang paling penting di masa pandemi krisis covid-19. Jadi apa yang kita lakukan pertama kali konsisten yang dilakukan di Inggris, Amerika, semua negara bahwa tenaga kesehatan merupakan prioritas pertama yang akan kita vaksin," tutur Budi.

Kemudian di beberapa negara, tahapan kedua berbeda-beda.

"Ada yang melakukan berdasarkan umur. Di kita public workers dulu. Mengapa? Karena memang kita membutuhkan waktu untuk memastikan bahwa vaksin yang bisa digunakan nanti bisa berlaku untuk usia di atas 60 tahun," kata dia.

Tak hanya itu, Budi menyebut hasil uji klinis tahap III yang dilakukan di Bandung untuk vaksin Sinovac itu dilakukan untuk rentang usia 18-59 tahun. 

Karena itu, hasil diskusi Kementerian Kesehatan dengan Itagi, secara saintifik memang disarankan menggunakan vaksin Sinovac sesuai uji klinis III di Bandung. 

"Sebagai informasi vaksin Sinovac di luar Bandung, uji klinis yang dilakukan di Turki, Brasil, itu juga diberikan ke orang - orang dengan grup usia di atas 60 tahun. Kami sudah berbicara dengan BPOM untuk mengkoordinasikan hal ini, sehingga nanti BPOM akan melengkapi datanya, sebelum mengambil keputusan akhir mengenai rentang usia yang bisa diberikan vaksin," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Strategi Menkes Budi Jika Vaksin yang Dibeli Gagal Lolos Uji Klinis

Ini Strategi Menkes Budi Jika Vaksin yang Dibeli Gagal Lolos Uji Klinis

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 16:49 WIB

Pemilik Filler Bibir Harus Waspada, Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Bengkak

Pemilik Filler Bibir Harus Waspada, Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Bengkak

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 15:41 WIB

Untuk Dapatkan Herd Immunity, Indonesia Butuh 426 Juta Dosis Vaksin Covid

Untuk Dapatkan Herd Immunity, Indonesia Butuh 426 Juta Dosis Vaksin Covid

Bali | Selasa, 29 Desember 2020 | 16:50 WIB

Menkes Budi: Butuh 426 Juta Dosis Vaksin Untuk Capai Herd Immunity Covid-19

Menkes Budi: Butuh 426 Juta Dosis Vaksin Untuk Capai Herd Immunity Covid-19

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 15:30 WIB

Bikin Geger, Pria Ini Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

Bikin Geger, Pria Ini Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 14:53 WIB

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Vektor Adenovirus Siap Diuji ke Manusia

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Vektor Adenovirus Siap Diuji ke Manusia

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 15:00 WIB

Terkenal Berani, Nikita Mirzani Ternyata Takut Sama Hal Ini

Terkenal Berani, Nikita Mirzani Ternyata Takut Sama Hal Ini

Lampung | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 16:49 WIB

Apa Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito?

Apa Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito?

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:48 WIB

Masa Sulit Berakhir untuk 3 Zodiak Ini pada Minggu, 8 November 2026: Saatnya Bernapas Lega

Masa Sulit Berakhir untuk 3 Zodiak Ini pada Minggu, 8 November 2026: Saatnya Bernapas Lega

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:46 WIB

×