Rocky Gerung: Pembubaran FPI Itu Kebijakan Penguasa yang Kalap

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 31 Desember 2020 | 14:51 WIB
Rocky Gerung: Pembubaran FPI Itu Kebijakan Penguasa yang Kalap
Rocky Gerung. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai pembubaran FPI merupakan bentuk kebijakan kekuasaan yang kalap. Dia menghubungkannya dengan korupsi, investor, dan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rocky Gerung mengatakan, FPI dibuat seolah-olah menjadi pengganggu di hadapan para investor. Namun, menurutnya hal itu gagal karena Sri Mulyani menyebut masalah utama Indonesia adalah korupsi.

Oleh sebab itu, menurut Rocky Gerung cara berpikir rezim soal permasalahan ini benar-benar absurd atau aneh.

"Sri Mulyani barusan mengatakan kegagalan Indonesia bukan sekadar pertumbuhan ekonomi, tapi juga korupsi. Investor yang mau masuk ke Indonesia dia pertama-tama ingin stabilitas karena menunjukkan pengganggu. Maka kena FPI seolah disebut pengganggu," terang Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com dari video dalam Kanal YouTube Rocky Gerung Official.

"Tapi si investor juga membaca keterangan dari Sri Mulyani bahwa Indonesia memburuk bukan karena FPI, tapi karena Parpol melakukan korupsi. Lalu orang luar negeri berpikir apakah FPI membantu koruptor? Engga, justru FPI menghajar korupsi. Orang bingung FPI kenapa dibubarin. Ini benar-benar absurd dalam cara berpikir rezim," sambungnya tegas.

Rocky Gerung soal Pembubaran FPI (YouTube).
Rocky Gerung soal Pembubaran FPI (YouTube).

Hersubeno Arief selaku rekan diskusi kemudian bertanya, lalu apa sebenarnya motif FPI dibubarkan oleh pemerintah. Seperti tidak habis pikir, Rocky Gerung menyebut itu kebijakan penguasa yang kalap.

"Itu yang namanya kebijakan dari penguasa yang kalap. Ada sejumlah kepentingan yang meminta agar ada ketegasan soal intoleransi. Tapo itu sudah tidak ada lagi dalam FPI. Jadi seolah-olah istilah itu harus dihadirkan sampai harus ada yang dihukum," jelas Rocky Gerung.

Lebih lanjut, Rocky Gerung mengatakan, FPI menjadi bermasalah karena masuk dalam suasana saat rezim sednag mengalami kemorosotan dalam berbagai hal.

Rocky Gerung menyebut rezim tengah panik sehingga harus ada yang dijadikan musuh bersama. Persaingan Pemilu 2024 pun tidak luput disinggungnya.

baca juga

"Problemnya FPI masuk dalam suasana, di mana rezim, mengalami segala macam kemerosotan," tukas Rocky Gerung.

"Maka dijadikanlah dia sasaran bersama baik oleh kapital, baik oleh feodalisme dalam partai, baik menjelang kepentingan politik jelang persaingan Pemilu 2024," tandasnya.

Dalam videonya, Rocky Gerung juga menyebut pembubaran FPI dipikirkan secara pendek saja oleh pemerintah.

Kata Rocky Gerung, pilihan itu hanya dimaksudkan untuk menutupi isu kegagalan pemerintah yang lain yakni soal Covid-19.

"Pemerintah dia gak fikir manfaatnya, pokoknya dia berfikir secara pendek bahwa harus ada yang disajikan kepada publik untuk menutupi isu yang lain," ujar Rocky Gerung.

Perlu diketahui, FPI resmi dibubarkan oleh pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD pada Rabu (30/12/2020). Oleh sebab itu, kini segala macam aktivitas FPI tidak diizinkan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Berubah Jadi Front Persatuan Islam, Mahfud MD: Boleh

FPI Berubah Jadi Front Persatuan Islam, Mahfud MD: Boleh

Sumut | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:24 WIB

FPI Dibubarkan, Rocky: Buat Tutupi Kegagalan Pemerintah soal Covid-19

FPI Dibubarkan, Rocky: Buat Tutupi Kegagalan Pemerintah soal Covid-19

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:21 WIB

Protes Pembubaran FPI, Fadli Zon dan HNW Disemprot Politisi PKPI

Protes Pembubaran FPI, Fadli Zon dan HNW Disemprot Politisi PKPI

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 13:23 WIB

Terkini

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

×